BPJS Kesehatan. Foto : MI/Ramdani.
BPJS Kesehatan. Foto : MI/Ramdani.

Pengusaha Tak Masalah dengan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Ekonomi BPJS Kesehatan
Eko Nordiansyah • 05 November 2019 15:54
Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengaku tak masalah dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani menyebut kenaikan iuran yang dimulai pada tahun depan masih wajar.
 
"Kalau dari kami melihatnya, angka kenaikannya tidak terlalu memberatkan dunia usaha, itu sih enggak. Itu masih wajar kok," kata Rosan ditemui di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa, 5 November 2019.
 
Rosan juga menilai masih banyak yang harus diperbaiki oleh BPJS Kesehatan. Terutama soal pelayanan yang diberikan di rumah sakit. Bukan hanya itu, Rosan juga mengungkapkan masalah tunggakan tagihan BPSJ Kesehatan kepada rumah sakit (RS).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keluhan yang sangat besar adalah dari RS, dari dokter. Makanya, kami sampaikan juga ini keluhannya dari dokter, karena hampir di semua RS ada tagihan BPJS yang signifikan, terutama untuk RS kecil sangat-sangat terkendala," jelas dia.
 
Dirinya menambahkan keputusan untuk meningkatkan iuran tak secara langsung menyelesaikan masalah defisit keuangan BPJS Kesehatan. Masalah tetap ada, walaupun pemerintah telah berkali-kali menyuntikan dana bagi BPJS Kesehatan.
 
"Jadi solusi kenaikan yang dikenakan oleh pemerintah yang baru itu masih belum menutup (defisit). Pemerintah memang harus inject tapi pemerintah juga punya limitasi apa mau di-inject terus," ungkapnya.
 
Kenaikan iuran BPJS Kesehatan tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Kenaikan iuran akan mulai diberlakukan 1 Januari 2020.
 
Dalam Perpres ini iuran peserta BPJS Kesehatan untuk kelas III ditetapkan sebesar Rp42 ribu. Sementara untuk kelas II iurannya sebesar Rp110 ribu dan kelas I akan dikenakan iuran sebesar Rp160 ribu.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif