Ilustrasi. Dok:MI
Ilustrasi. Dok:MI

Go-Jek Patuhi Ketentuan Kemenhub Soal Penerapan Tarif

Ekonomi ojek online
Eko Nordiansyah • 09 Juli 2019 04:15
Jakarta: Penyedia jasa transportasi online Go-Jek Indonesia telah mematuhi ketentuan penerapan tarif di 41 kota besar. Ini sebagaimana ketentuan penerapan tarif baru ojek online sesuai Surat Edaran Menteri Perhubungan No. AJ.502/20/17/ORJO/2019 tentang Penambahan Wilayah Pemberlakuan Biaya Jasa.
 
"Kami telah menyesuaikan tarif di seluruh kota operasional kami sesuai dengan arahan dalam Surat Edaran Dirjen Hubdar perihal Penambahan Wilayah Pemberlakuan Biaya Jasa," kata Chief of Corporate Affairs GOJEK, Nila Marita, di Jakarta, Senin, 8 Juli 2019.
 
Dirinya menambahkan, Go-Jek senantiasa memiliki misi yang sama dengan pemerintah untuk memastikan pendapatan mitra driver yang berkesinambungan. Selain itu, aplikasi asal Indonesia ini berjanji akan mendukung iklim industri yang lebih sehat lagi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebagai karya anak bangsa, Go-Jek akan terus menjadi yang terdepan dalam memastikan kenyamanan mitra dan pengguna layanan Go-Jek," ungkapnya.
 
Baca juga:Regulasi Ojek Online Sudah Berlaku di 41 Kota
 
Sementara penyedia aplikasi transportasi online lainnya, Grab Indonesia belum sepenuhnya mematuhi ketentuan pemerintah. Meskipun pihak Grab telah bertemu dengan pihak Kemenhub untuk membahas perluasan cakupan wilayah tarif baru ojek online tersebut.
 
"Saat ini kami memonitor bahwa sebagian besar dari daftar kota tersebut sudah mengikuti ketentuan yang baru dan sedikit sisanya paling lambat pada awal minggu depan," kata Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno.
 
Baca juga:Kemenhub Putuskan Diskon Tarif Ojek Online Sebatas Imbauan
 
Adapun 41 kota dibagi berdasarkan zona yakni zona I, Kota Banda Aceh, Kota Medan, Kota Batam, Kota Pekanbaru, Kota Palembang, Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kota Belitung, Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Solo, Kota Yogyakarta, Kota Surabaya, Kota Denpasar, Kab.Probolinggo, Kab.Pasuruan, Kab.Kudus, dan Madura.
 
Sementara itu, zona II yang terdiri atas wilayah Jabodetabek sudah diberlakukan seluruhnya di Kota Jakarta, Kota Bogor, Kab. Bogor, Kota Depok, Kab. Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kab. Bekasi, dan Kota Bekasi.
 
Pemberlakuan tarif pada zona III terdiri atas Kota Pontianak, Kota Palangkaraya, Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kota Banjarmasin, Kota Mataram, Kota Ku pang, Kota Manado, Kota Gorontalo, Kota Palu, Kota Makassar, Kota Kendari, Kota Ambon, dan Kota Jayapura.

 

(BOW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif