Ilustrasi (Medcom.id/Mohammad Rizal)
Ilustrasi (Medcom.id/Mohammad Rizal)

Lima Cara Kelola Keuangan Usai Lebaran

Ekonomi tips keuangan
Angga Bratadharma • 20 Juni 2019 08:33
Jakarta: Ramadan telah usai dan Idulfitri sudah berlalu. Namun masih banyak hal yang harus dipikirkan setelah kembali dari kampung halaman atau menikmati libur Lebaran. Salah satunya biaya hidup bulanan. Alih-alih ingin Lebaran dengan uang Tunjangan Hari Raya (THR) yang dimiliki, tapi malah lupa menyisihkan uang untuk biaya keperluan selepas hari raya.
 
Alhasil, kondisi keuangan jadi memprihatinkan. Agar kejadian serupa tak terulang, seseorang perlu cermat dan disiplin dalam mengatur keuangan. Mengutip digibank by DBS, di Jakarta, Kamis, 20 Juni 2019, simak lima hal yang dapat diterapkan untuk mengatur keuangan usai Lebaran.
 
1. Periksa Kembali Keuangan
Langkah pertama adalah mengecek kembali dana yang dimiliki. Daftar semua dana yang dimiliki, namun pastikan dana yang telah disisihkan untuk investasi tidak diotak-atik. Pisahkan antara kebutuhan menurut waktu pemenuhannya, antara kebutuhan yang mendesak dengan kebutuhan yang dapat ditunda. Buat daftar dan catat apa saja yang dapat dilakukan untuk menyehatkan kembali keuangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


2. Susun Kembali Anggaran
Setelah mengetahui besaran nilai posisi keuangan, saatnya mendaftar pengeluaran yang masih harus ditanggung, paling tidak sampai jadwal penerimaan gaji berikutnya. Pengeluaran itu termasuk cicilan rutin dan pos pengeluaran rutin.
 
Bila arus kas bulanan ternyata tidak mampu menutup seluruh beban pengeluaran, maka diperbolehkan menggunakan sebagian dana darurat untuk menutupinya. Dengan catatan, kelak ketika mendapat pendapatan lagi, dana darurat tersebut perlu diganti hingga nilainya bisa kembali ideal.
 
3. Batasi dan Tetapkan Pengeluaran
Tetapkan berapa biaya yang boleh dikeluarkan dan hindari belanja barang yang tidak perlu, sehingga seseorang bisa menghemat biaya pengeluaran. Biasakan diri menggunakan uang secukupnya dan jangan mudah tergoda untuk melanggarnya. Lakukan lah hal yang lebih penting dan berguna untuk menekan nafsu belanja.
 
4. Tabung dan Sisihkan Uang
Kebanyakan orang berpikir menabung adalah menyisihkan uang yang tersisa dari penghasilan setelah terlebih dahulu membelanjakannya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pola pikir ini harus dibenahi. Jika yang menjadi prioritas adalah belanjanya dahulu, maka sampai kapanpun kita tidak akan pernah bisa menabung.
 
Rahasia menabung yang benar harus dimulai dengan pola pikir yang benar. Menabung terlebih dahulu, baru membelanjakan sisanya. Apapun yang terjadi, menabung harus menjadi prioritas utama setelah menerima penghasilan. Apa yang tersisa setelahnya silakan dihabiskan, bukan sebaliknya.
 
5. Disiplin
Pepatah mengatakan, bisa karena terbiasa. Awalnya dipaksa, lama-lama jadi biasa. Agar lebih mudah mendisiplinkan dalam mengelola keuangan, kenali lah diri sendiri lebih baik lagi. Jika Anda tipe orang yang tidak bisa memegang uang dalam jumlah banyak, maka bagi lah menjadi beberapa bagian kecil.
 
Bagi lah penghasilan bulanan Anda ke dalam 30 hari, sehingga jumlahnya akan jauh lebih kecil. Barulah Anda menabung secara konsisten dengan penuh kedisiplinan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif