ASABRI. Foto : ASABRI.
ASABRI. Foto : ASABRI.

Kementerian BUMN Benarkan ASABRI Investasi di Saham Gorengan

Ekonomi ASABRI
Suci Sedya Utami • 13 Januari 2020 21:01
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membenarkan PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) menginvestasi dana peserta atau nasabah pada saham gorengan.
 
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai instrumen investasi untuk menempatkan dana para peserta ASABRI yang terdiri dari prajurit TNI, anggota Polri dan PNS di lingkungan Kementerian Pertahanan.
 
Dikalangan pelaku pasar saham gorengan merupakan istilah bagi saham yang memiliki fluktuasi harga yang tinggi, namun tak disertai dengan fundamental perusahaan yang baik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Soal dia bermain ke investasi seperti itu dari laporan yang kami terima memang ada investasi ke saham yang tidak bagus yang menyebabkan perlu dibenahi," kata Arya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Januari 2020.
 
Salah satu saham yang diinvestasikan oleh ASABRI yakni Hanson International (MYRX) dengan porsi kepemilikan yang sudah lebih besar dari pendiri sekaligus Direktur Utama MYRX yakni Benny Tjokrosaputro.
 
Dalam kurun waktu sekitar dua tahun, saham ini menurut data Stockbit jatuh lebih dari 50 persen ke batas bawah harga yaitu Rp50 per lembar saham.
 
MYRX juga merupakan emiten yang menjadi tempat investasi dana nasabah PT Asuransi Jiwasraya. Namun Benny membantah adanya kongkalikong dalam jatuhnya saham MYRX. Menurit dia jatuhnya saham perusahaannya karena tengah viral.
 
Selain MYRX, ASABRI menginvestasikan dana di perusahaan bidang periklanan PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR). Beberapa hari lalu, Bursa Efek Indonesia (BEI) memberhentikan sementara (suspend) perdagangan saham PCAR karena mengalami akumulasi penurunan yang signifikan.
 
ASABRI investasi di saham PCAR sejak 28 November 2018. Awalnya perusahaan ini tercatat memegang 67 lembar saham atau setara 5,79 porsi kepemilikan.
 
Dengan masuknya ASABRI yang terus mengguyur dana segar, lembar sahamnya meningkat mencapai 323 juta lembar atau 27,68 persen pada 11 Desember 2018.
 
Setelah itu, perusahaan tercatat melepas sedikit demi sedikit sahamnya hingga terakhir memegang 293 juta lembar saham atau 25,14 persen porsi kepemilikan. Dalam kurun waktu dua tahun ini, harga saham PCAR tercatat longsor lebih dari 70 persen.
 
Pada awal kepemilikan, harga saham PCAR berada di level Rp1.440 per lembar. Per 8 Januari 2020, harga saham tercatat hanya Rp440 per lembar.
 
Selain itu, ASABRI juga tercatat pernah berinvestasi di saham yang sama yang pernah dipegang Jiwasraya dan menuai sorotan BPK. Sebut saja saham Trada Alam Minera (TRAM). Saat ini, saham TRAM nyangkut di batas bawah harga saham yaitu Rp50 per lembar. Harga ini turun 65,75 persen dari posisi saat ASABRI masuk sekitar dua tahun lalu yaitu Rp46 per lembar.
 
ASABRI juga tercatat memiliki saham dalam jumlah besar di perusahaan batu bara Alfa Energi Investama (FIRE). ASABRI mulai berinvestasi di FIRE pada 27 Juli 2018, dengan membeli nyaris 106 juta saham atau 8,11 persen dari total saham. Capaian kepemilikan sempat mencapai angka tertinggi yaitu 447 juta lembar saham atau 31,84 persen pada akhir Desember 2018.
 
Jumlah saham berangsur turun hingga tercatat sebanyak 348 juta lembar atau 23,6 persen porsi kepemilikan. Saat ASABRI pertama kali masuk FIRE, harga saham perusahaan itu tercatat Rp5.650 per lembar, namun per 8 Januari 2020, harganya tercatat hanya Rp284 per lembar. Artinya dalam waktu 2,5 tahun harga saham FIRE anjlok 94,97 persen.
 
Menurut data Stockbit, ASABRI memegang saham 17 emiten. Mayoritas harga saham tersebut longsor berkisar 50 persen sampai lebih dari 90 persen. Arya bilang Kementerian BUMN berharap para emiten ini mempertanggungjawabkan jatuhnya saham tersebut sehingga bisa membantu ASABRI untuk melakukan pembenahan.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif