Emas Antam Meredup Lagi
Ilustrasi. (FOTO: MI/Immanuel)
Jakarta: Gerak harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau kembali melemah pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Mengutip laman Logam Mulia Antam, Selasa, 30 Oktober 2018, harga emas tercatat berada di level Rp685 ribu per gram atau melemah Rp1.000 dari sebelumnya Rp686 ribu per gram.

Senada, harga pembelian kembali (buy back) emas dibanderol sebesar Rp600 ribu per gram atau turun Rp1.000 per gram. Namun demikian harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

Sedangkan harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange lebih rendah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Pelemahan terjadi karena penguatan dolar Amerika Serikat (USD) melibas permintaan terhadap logam mulia.

Mengutip Antara, Selasa, 30 Oktober 2018, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember, turun USD8,2 atau 0,66 persen, menjadi ditutup pada USD1.227,6 per ons. Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,15 persen menjadi 96,57 pada pukul 19.10 GMT.

?Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 25,8 sen dolar AS atau 1,76 persen menjadi menetap di USD14,442 per ons. Platinum untuk penyerahan Januari 2019 naik sebanyak USD2,5 atau 0,3 persen menjadi ditutup pada USD836,9 per ons.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD, yang berarti jika USD menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id