Ilustrasi Beras. Foto : MI/Benny.
Ilustrasi Beras. Foto : MI/Benny.

BI: Imbas Banjir, Kenaikan Harga Beras Paling Terasa

Ekonomi inflasi beras bank indonesia
Husen Miftahudin • 10 Januari 2020 14:43
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengakui dampak banjir membuat harga-harga beberapa komoditas mengalami kenaikan. Paling terasa kenaikannya ialah harga beras.
 
Meski demikian, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kenaikan harga beras imbas banjir terlihat terbatas pada sejumlah daerah. Di antaranya Jakarta, Depok, Bogor, dan sekitarnya.
 
"Secara keseluruhan dampak banjir itu lebih terbatas pada sejumlah daerah khususnya Jakarta, Depok, Bogor, dan sekitarnya," ujar Perry di kompleks perkantoran Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara dampak hujan ekstrem secara nasional berpengaruh pada kenaikan harga sejumlah komoditas makanan seperti cabai merah dan bawang merah. Cabai merah mengalami inflasi sebesar 0,16 persen, sementara bawang merah inflasinya 0,05 persen.
 
"Kemungkinan ini karena memang hujan dan kemudian produksi beberapa cabai maupun bawang di beberapa daerah khususnya di Jawa Tengah itu terpengaruh, dan ini berpengaruh terhadap inflasi," urai Perry.
 
Namun, tegasnya, sebagian besar komoditas pangan dan makanan tidak mengalami perubahan harga secara signifikan. "Untuk harga-harga yang lain kami pantau itu tidak berdampak signifikan dan masih terkendali," tutur Perry.
 
Menurut Perry, kondisi ini mengonfirmasi pergerakan inflasi pada tahun ini masih terkendali sesuai target yang diharapkan bank sentral. "Inflasi tahun ini insyaallah masih terkendali, rendah, dan stabil di kisaran sasaran tiga persen plus minus satu persen," pungkas dia.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif