Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

Bisnis Jual Beli Emas Pegadaian Diserahkan ke Anak Usaha

Ekonomi pegadaian
Husen Miftahudin • 25 Juli 2019 16:03
Jakarta: Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengeluarkan aturan operasional penyelenggaraan pasar fisik emas digital di bursa berjangka. Beleid itu tertuang dalam Peraturan Bappebti Nomor 4 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka.
 
Beberapa perusahaan sudah menyiapkan syarat-syarat untuk mendaftar. Beberapa di antaranya ialah PT Tamasia Global Sharia dan aplikasi jual beli emas daring, e-mas.
 
Sementara, PT Pegadaian (Persero) tidak melakukan pendaftaran lantaran pengawasannya di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Terkait bisnis penjualan emas, PT Pegadaian menyerahkannya kepada anak usaha, PT Galeri 24.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekretaris Perusahaan Pegadaian R Swasono Amoeng Widodo mengatakan pihaknya hanya bergerak pada lini bisnis usaha pemberian pinjaman gadai, fidusia, penitipan barang berharga, dan jasa taksiran. Hal tersebut sesuai Perautan OJK Nomor 31 Tahun 2016.
 
"Sebelumnya Pegadaian menetapkan tiga lini bisnis utama yakni bisnis pembiayaan, bisnis emas, dan jasa lainnya. Sejak 2018, Pegadaian mendirikan perusahaan anak PT Galeri 24. Bisnis utama perusahaan anak ini adalah melakukan jual-beli emas baik berupa logam mulia emas batangan maupun perhiasan," ujar Amoeng dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis, 25 Juli 2019.
 
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi OJK Tongam Tobing membenarkan kegiatan usaha pegadaian berbeda dengan kegiatan penyelenggara pasar emas digital.
 
"Jika melakukan kegiatan pergadaian, maka izin dan pengawasan oleh OJK. Tapi kalau izin dan pengawasan pelaku pasar emas digital pada bursa berjangka ada di Bappebti," ungkap Tongam.
 
Namun, PT Galeri 24 mengaku tidak akan melakukan pendaftaran izin operasional ke Bappebti. Sebab, bisnis anak usaha Pegadaian tersebut belum masuk ke dalam bursa berjangka.
 
"Saat ini bisnis Galeri 24 belum masuk ke bursa berjangka, jadi belum ada kewajiban mendaftar," tutur Direktur Utama PT Galeri 24, Arifmon.
 
Pegadaian sebenarnya punya bisnis penjualan emas digital, tapi lewat kerja sama dengan marketplace Tokopedia. Bahkan, Pegadaian telah meluncurkan aplikasi Pegadaian Digital Service.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif