Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Medcom.id/Desi Angriani
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Medcom.id/Desi Angriani

Erick Thohir akan Tindak Pejabat yang Eksploitasi Pramugari

Ekonomi bumn Garuda Indonesia Erick Thohir
Desi Angriani • 11 Desember 2019 21:07
Jakarta: Menteri BUMN Erick Thohir memastikan bakal menindak pejabat yang melakukan eksploitasi terhadap para pramugari atau awak kabin pesawat. Tindakan tersebut menyusul kabar eksploitasi pramugari Garuda oleh para petingginya.
 
"Hukumnya belum ada, tapi kalau di Amerika itu nanti saya pelajarin, bisa diberhentikan. Apalagi kalau ada pegawai wanita yang jelas-jelas sudah ada seksual harrasment itu," kata Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.
 
Menurutnya, eksploitasi terhadap karyawan merupakan tindakan amoral. Apalagi sudah masuk ke ranah pelecehan seksual. Ia meminta kepolisian mulai menindak kasus tersebut.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Gini lah, kalau amoral seperti itu kan pasti nanti prosesnya nanti bukan di saya. Tapi itu mungkin hukum yang lain, yaitu mungkin di kepolisian. Tidak boleh kaum perempuan itu, mohon maaf, dijadikan untuk hal-hal yang tidak baik lah," terangnya.
 
Lebih lanjut Erick akan meningkatkan perlindungan hukum bagi seluruh karyawan di perusahaan pelat merah. Ia tak mau para karyawan menjadi objek bagi para petinggi yang tidak memiliki moral.
 
"Kita juga akan memastikan seksual arrasment kepada pegawai perempuan di BUMN itu, harus benar-benar kita tingkatkan. Sudah seyogyanya kaum wanita ini mendapatkan proteksi yang jelas. apalagi dari pimpinan pimpinan yang tidak baik lah," pungkas dia.
 
Kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton yang menjerat mantan Direktur Umum Garuda Indonesia, Ari Askhara, berbuntut panjang. Sejumlah pihak membuka kasus eksploitasi pramugari maskapai pelat merah itu selama dipimpin Askhara.
 
Bahkan terdapat oknum-oknum yang dapat mendongkrak karier dengan cara tak lazim. Di antaranya awak kabin pernah ditawari jaminan uang terbang oleh direksi dengan syarat mendesak ketua IKAGI untuk turun.
 
Garuda Indonesia menjadi sorotan setelah penyelundupan Harley Davidson dan dua sepeda lipat Brompton terbongkar. Kendaraan itu ditemukan di dalam pesawat baru Garuda Indonesia jenis Airbus A300-900 seri Neo dari Toulouse, Prancis, Sabtu, 16 November 2019.
 
Harga motor Harley itu berkisar Rp200 juta-Rp800 juta. Sementara itu, nilai Brompton berkisar antara Rp50 juta-Rp60 juta per unitnya. Total kerugian negara berkisar antara Rp532 juta-Rp1,5 miliar akibat kasus ini.
 

 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif