Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Korsel Buka Kantor Organisasi Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Ekonomi infrastruktur indonesia-korsel
18 Juni 2019 19:07
Jakarta: Korea Selatan (Korsel) membuka kantor organisasi perusahaan Korsel untuk pembangunan infrastruktur dan perkotaan, Korea Overseas Infrastructure and Urban Development Corporation (KIND), di Jakarta.
 
"Dengan pembukaan kantor KIND di Jakarta, saya berharap kerja sama ekonomi antara kedua negara, khususnya di bidang infrastruktur, semakin cepat dan banyak," kata Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-beom pada upacara perayaan pembukaan kantor KIND di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 18 Juni 2019.
 
Dubes Kim meyakini melalui pembentukan kantor KIND, kedua negara akan dapat semakin mempererat hubungannya sebagai mitra kerja sama ekonomi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seperti yang Anda lihat, nama KIND memiliki arti yang sangat khusus dalam Bahasa Indonesia, KIND bisa menjadi singkatan dari Korea dan Indonesia. KIND harus dan akan menjadi mitra yang baik untuk para rekannya di Indonesia," ujar dia.
 
Sebagai suatu organisasi, KIND akan bekerja sebagai fasilitator, koordinator, dan investor dalam proyek Kemitraan Pemerintah-Swasta public-private partnership (PPP) secara lokal dan global di Indonesia.
 
"KIND bersedia dan siap untuk bekerja sama dengan mitra dari sektor swasta dan pemerintah di Indonesia untuk perjalanan kita menuju kesejahteraan bersama," kata Dubes Kim.
 
"Saya pikir itu sebabnya KIND membuka kantor di Jakarta sehingga akan dapat membuka lebar kesempatan untuk bekerja bersama demi masa depan Indonesia dan Korea Selatan yang lebih baik," lanjutnya.
 
Menanggapi pembukaan kantor KIND di Jakarta itu, pemerintah Indonesia menyambut baik dan berharap skema kerja sama yang saling menguntungkan dari pihak Korsel, khususnya untuk investasi dan atau pembiayaan di bidang infrastruktur di Indonesia.
 
"Indonesia sekarang ini sedang giat berupaya membangun infrastruktur dan kita membutuhkan banyak pembiayaan, dan ini peluang yang mereka tawarkan. Kalau menurut saya, peluang ini harus kita tangkap," sambut Asisten Deputi Perumahan, Pertanahan dan Pembiayaan
Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Bastary Pandji Indra.
 
Bastary menambahkan, pemerintah Indonesia juga akan mempelajari lebih lanjut semua penawaran dan persyaratan yang diberikan KIND untuk berbagai proyek kerja sama pembangunan infrastruktur.
 
"Tinggal nanti kita pelajari secara mendalam persyaratannya apa saja. Kita akan melihat apakah ini menguntungkan untuk kita atau tidak, memudahkan atau tidak," ujar dia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif