Bulog akan Tetap Serap Gula Petani Lokal

Eko Nordiansyah 13 September 2018 00:18 WIB
bulog
Bulog akan Tetap Serap Gula Petani Lokal
Gula. Dok: MI.
Jakarta: Perum Bulog akan tetap menyerap produksi gula dari petani lokal meskipun pemerintah memberikan kuota impor gula sebanyak 1,1 juta ton untuk memenuhi kebutuhan gula nasional pada tahun ini.

Direktur Pengadaan Bulog Bachtiar mengatakan, pihaknya telah menyerap sebanyak 100 ribu ton lebih gula dari petani. Saat ini ada lebih dari 270 ribu ton stok gula yang disimpan di dalam gudang Bulog.

"Kita masih menyerap gula petani sesuai dengan penugasan itu dan terus berlanjut. Kalau dia giling berapa itu yang kita ambil," kata dia ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu, 12 September 2018.

Dirinya menambahkan, Bulog akan tetap menyerap gula petani sebagaimana penugasan pemerintah. Sebelumnya pengusaha pabrik gula swasta meminta Bulog menyerap seluruh produksi karena harga beli yang masih rendah.

"Kita Bulog bekerja atas penugasan pemerintah. Kalau kita berjalan sendiri ya salah dong. Kecuali itu normal-normal. Kan fungsinya stabilisasi," jelas dia.

Menurut Bachtiar, gudang Bulog sudah penuh untuk menyerap gula petani lokal. Bahkan, lanjut dia, Bulog tak mungkin lagi menerima impor namun akan tetap memastikan gula petani lokal bisa terserap seluruhnya.

"Sudah 100 ribu lebihlah yang sudah kita serap petani. Jadi, bukan kita enggak menyerap loh, jangan salah loh. Begitu ada barang, sesuai penugasan kita beli. Enggak mungkin PTPN langsung bisa mengolah 500 ribu ton," pungkasnya.

 



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id