Panen Padi. ANT/Asep Fathulrahman.
Panen Padi. ANT/Asep Fathulrahman.

Kementan Luncurkan Varietas Padi yang Lebih Baik dari Ciherang

Ekonomi padi
Gervin Nathaniel Purba • 21 Agustus 2017 18:06
medcom.id, Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan dua varietas padi Green Super Rice (GSR), yaitu Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR. Kedua varietas tersebut memiliki potensi hasil sekitar 10 ton per ha pada kondisi uji multi lokasi.
 
"Ini baru saja kita melepaskan varietas baru yaitu inpari 42 dan 43, produktivitasnya 10 ton," ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman ditemui di Kantor Pusat Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin 21 Agustus 2017.
 
Ia menjelaskan pada kondisi pemberian pupuk 75 persen dari dosis rekomendasi PHSL, kedua varietas ini masih mampu menghasilkan 5,2 ton per ha dan 6,71 ton per ha dibandingkan varietas padi Ciherang yang hanya memberikan hasil 4,7 ton per ha. Hal ini disebabkan varietas GSR didukung oleh perakaran yang dalam.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR, juga memiliki randemen beras tinggi (>65%), penampilan beras bening seperti kristal dan rasa nasi pulen yang disukai kebanyakan masyarakat Indonesia," jelasnya.
 
Menurut Amran, varietas ini terbukti ampuh menahan hama wereng cokelat dan kekeringan. Varietas GSR pernah diuji coba dalam kondisi serangan hama wereng cokelat di Karawang, Indramayu, Cilacap, Banyumas, dan Kebumen.
 
"Oleh karena itu petani setempat berminat untuk terus menanam kedua varietas tersebut secara luas," kata Amran.
 
Benih sumber varietas Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR telah diprodukdi di UPBS (Unit Produksi Benih Sumber) BB Padi dan didistribusikan kepada pihak-pihak terkait, seperti UPBS BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Balitbangtan, serta produsen benih.
 
Sampai dengan Juli 2017, UPBS BB Padi telah mendistribusikan benih sumber Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR masing-masing sebanyak 1,4 ton dan 1,3 ton yang tersebar di Propinsi Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng). Saat ini masih terdapat stok benih Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 GSR masing-masing sebanyak 3,5 ton dan 5,3 ton benih sumber.
 
"Diharapkan benih tersebut terus menyebar luas dan memberikan dampak kepada kesejahteraan petani," pungkas Amran.
 
Varietas padi GSR merupakan istilah yang ditujukan untuk varietas padi dengan daya hasil tinggi dan lebih ramah lingkungan karena mampu mengurangi penggunaan input seperti pestisida, pupuk kimia, dan air. Di samping itu varietas padi GSR juga mampu berproduksi tinggi dalam kondisi sub-optimum, seperti kekeringan dan kebanjiran (amphibi).
 
Selain itu, varietas GSR lebih genjah 3-5 hari dari ciherang. Varietas tersebut bertipe malai lebat dengan posisi malai di tengah daun bendera, sehingga terhindar dari serangan burung.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif