Ilustrasi (ANTARA FOTO/JAFKHAIRI)
Ilustrasi (ANTARA FOTO/JAFKHAIRI)

Sulawesi Utara Impor Ikan Cakalang dari India

Ekonomi perikanan ikan
01 Februari 2016 10:40
medcom.id, Manado: Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengimpor ikan cakalang sebanyak 15 ton dari India karena produksi lokal tidak mampu memenuhi permintaan industri di daerah tersebut.
 
"Produksi nelayan dan kapal lokal ternyata tidak mampu memenuhi permintaan industri ikan cakalang di Sulut sehingga harus melakukan impor dari India," kata Kepala Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Sulut Ronald Sorongan, seperti dikutip dari Antara, di Manado, Senin (1/2/2016).
 
Dia mengatakan industri ikan kaleng di Bitung memang melakukan impor ikan cakalang sebanyak 15 ton dari India, karena untuk memenuhi permintaan pembeli atau buyers dari luar negeri. Selain memenuhi permintaan yang sudah tertera dalam kontrak kerja, pihaknya melakukan impor yakni PT Delta industri pengelolan ikan kaleng di Kota Bitung.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hal itu dilakukan karena untuk menjaga permintaan pasar dan perjanjian dengan buyers luar negeri, dan juga untuk menghidupi karyawan," jelasnya.
 
Ia tidak menampik ini cukup ironi mengingat Sulut terkenal dengan pengekspor produksi perikanan, apalagi ikan cakalang. Namun dengan adanya moraturium dari Menteri KKP, banyak kapal yang tidak melaut terutama kapal-kapal asing dan eks asing.
 
"Dan kami mengharapkan hanya kapal lokal dan nelayan kecil yang boleh menangkap ikan, ternyata produksi mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan industri di Sulut," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif