DPR Minta OJK Fokus Pilih Direksi Baru AJB Bumiputera
Ketua Komisi XI Melchias Marcus Mekeng . ANT/Widodo J Susuf.
Jakarta: Komisi XI DPR mengadakan Rapat Kerja bersama Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait keberlanjutan penyelamatan perusahan asuransi tertua di Indonesia yakni Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB).

Ketua Komisi XI Melchias Marcus Mekeng mendorong agar ditetapkan direksi baru yang berkompeten dalam bidang asuransi.

"Jangan sampai memilih direksi yang tidak mengerti asuransi, jadi nanti digrogotin dari dalam. Kalau belum ada manajemen yang baru masalah ini belum selesai," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 23 Mei 2018.

Menangapi hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menjelaskan saat ini posisi direksi duduki oleh Pengelola Statuter atau PS yang ditunjukan sejak Oktober 2016 dengan sifat sementara.

"Sekarang tinggal menyusun pengurusannya, direkturnya. Ini kan perlu proses yang terdiri dari Dirut komisaris dan sebagainya lah," tuturnya.

Selain itu, nantinya direksi yang baru akan ditunjuk oleh Badan Perwakilan Anggota (BPA) sebagai pimpinan tertinggi di perusahan asuransi berbentuk usaha bersama. Namun untuk melakukan fit and proper test kepada calon direksi AJBB menjadi wewenang OJK.

"Pengurus baru ini sudah meminta pada BPA mengajukan pada kita dan segera kita lakukan fit and proper test," pungkasnya.

Lebih lanjut, untuk memastikan AJBB beroperasi dengan baik, pihaknya telah menempatkan tim pengawas OJK atau Onsite Supervfsory Presence untuk memantau kinerja.

"Kita yakini bahwa proses AJBB ini berjalan dengan baik ditempatkan Onsite Supervfsory Presence. Day to day untuk melihat perkembangan, ini bagus sambil menunggu pengurus yang baru," tutupnya.

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id