Stok Pupuk Jawa Barat-Banten Cukup untuk Dua Bulan ke Depan

Cikwan Suwandi 25 November 2018 19:06 WIB
pupuk
Stok Pupuk Jawa Barat-Banten Cukup untuk Dua Bulan ke Depan
Pupuk. MI/Safir Makki.
Jakarta: Memasuki musim tanam rendeng (penghujan), PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) memastikan ketersedian pupuk urea bersubsidi Jawa Barat-Banten akan memenuhi kebutuhan petani hingga dua bulan ke depan.

Manager Humas PKC Ade Cahya mengungkapkan ketersediaan pupuk urea produksi holding PT Pupuk Indonesia (Persero) di Jawa Barat-Banten saat ini mencapai 137.438 ton atau 198 persen atau dua kali lipat dari ketentuan stok tiga minggu kedepan yang seharusnya mencapa 53.002 ton.

"Petani juga saya minta tidak perlu khawatir. Ketersedian pupuk kita sangat melimpah. Dari gudang produsen hingga distributor kita sangat mencukupi. Stok pupuk akan terus bertambah dari produksi dua pabrik sebesar 3.500 ton per hari," kata Ade kepada Media Indonesia, Minggu, 25 November 2018.

Selain pupuk urea, ketersediaan NPK Phonska sebanyak 57.807 ton atau 320 persen dari ketentuan stok tiga minggu sebesar 11.214 ton dan kesiapan pupuk petrorganik sebanyak 10.886 ton atau 261 persen dari ketentuan stok tiga minggu sebesar 4.163 ton.

"Kami selalu memastikan tidak akan ada kelangkaan di para petani," ucapnya.

Khusus di Karawang, Ade menjelaskan, gudang lini III PKC telah menyediakan pupuk urea bersubsidi sebanyak 6.519 ton atau 142 persen dari ketentuan tiga minggu sebesar 4.581 ton.

Kemudian, kesiapan ketersediaan pupuk petroganik sebanyak 783 ton atau 168 persen dari ketentuan stok tiga minggu sebesar 465 ton. Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan stok pupuk NPK Phonska sebanyak 22.730 ton atau 1359 persen dari ketentuan stok tiga minggu sebesar 1.672 ton.

Sampai saat ini, PKC telah mendistribusikan pupuk urea bersubsidi di wilayah Jawa Barat-Banten sebesar 86 persen dari ketentuan 535.463 ton atau 460.656 ton



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id