OJK (MI/RAMDANI)
OJK (MI/RAMDANI)

OJK Diminta Telusuri Aliran Dana Brent Ventura

Ekonomi investasi
Husen Miftahudin • 22 Januari 2019 04:57
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta segera bertindak terhadap lambannya pengembalian dana senilai Rp859 miliar yang disetor 532 investor ke PT Brent Ventura dan PT Brent Securities.
 
Sejak kasus investasi berbalut Medium Term Notes (MTN) ini berstatus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada Januari 2016 silam, manajemen Brent Ventura dan Brent Brent Securities diketahui baru satu kali melakukan pembayaran kepada nasabah atau kreditur.
 
"Kami butuh kepastian soal pengembalian uang kami karena masalah investasi bodong ini tidak ada kejalasan," ujar salah satu nasabah Brent Securities, Hartono, dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin, 21 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menyusul adanya dugaan praktik pencucian uang, Hartono bersama nasabah lainnya berniat melaporkan pemiliki Brent Ventura dan Brent Securities, Yandi Suratna Gondoprawiro. Saat ini, Yandi telah menyandang status terpidana dengan hukuman penjara 2,5 tahun yang diputus Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri.
 
"Kami lihat juga ada indikasi pencucian uang di sini. Nanti para korban akan kembali melaporkan," tegas Hartono.
 
Upaya meminta OJK untuk bertindak bermula saat para nasabah Brent Ventura memiliki pandangan berbeda terhadap proposal perdamaian dari Brent Ventura usai menyandang status PKPU.
 
Dalam proposal perdamaiannya, Brent Ventura menjanjikan akan melunasi tagihan kepada para nasabahnya hingga lima tahun secara prorata, namun sayangnya hingga sekarang belum ada pembayaran lagi.
 

(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif