Sinar Emas Antam Terus Meredup
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Selasa tercatat tertekan sebesar Rp5.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp682 ribu per gram. Hari ini, harga emas berada di posisi Rp677 ribu per gram dan harga pembelian kembali berada di posisi Rp591 ribu per gram.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Selasa, 6 November 2018, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp631,6 ribu per gram atau setara dengan Rp6,31 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp625,06 ribu per gram atau setara dengan Rp15,62 juta.

Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp622,6 ribu per gram atau setara dengan Rp31,13 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp621,4 ribu per gram atau setara dengan Rp62,14 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 500 gram, harganya Rp619,2 ribu per gram atau setara dengan Rp309,6 juta.



Sementara itu, emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran 1.000 gram, harganya Rp619,1 ribu per gram atau setara dengan Rp619,12 juta. "Harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan," tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.

Adapun harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Di sisi lain, emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun moderat pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), di tengah perdagangan lambat menjelang pemilihan umum sela Amerika Serikat (AS).

Sedangkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun sebanyak USD1,00 atau 0,08 persen menjadi ditutup pada USD1.232,30 per ons, menyusul sesi perdagangan yang membosankan dengan volume rendah.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id