Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita (tengah). Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita (tengah). Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Kemendag Tak Menyiapkan Sanksi untuk Penjual Minyak Curah

Ekonomi minyak goreng
Fachri Audhia Hafiez • 06 Oktober 2019 12:27
Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) tak menyiapkan sanksi kepada penjual minyak curah. Sebab, peredaran minyak goreng curah dipastikan akan hilang.
 
"Kalau disanksi, enggak ada supply-nya siapa yang mau beli?" ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam acara 'wajib kemas minyak goreng' di area parkir Sarinah Plaza, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 6 Oktober 2019.
 
Kemendag getol menyosialisasikan tak akan ada lagi persediaan minyak curah. Produsen minyak tengah didorong memproduksi dan menjual minyak goreng dalam kemasan dengan harga yang ditetapkan pemerintah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng kemasan Rp11.000/liter. Namun, pemerintah mematok harga Rp8.000/liter agar terjangkau masyarakat.
 
Enggar menegaskan program ini semata-mata bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Pasalnya minyak goreng curah tak terjamin kandungan nutrisi bagi kesehatan manusia.
 
"Minyak goreng curah cukup banyak dicampur atau bahkan minyak goreng bekas itu dijual hanya diolah, diputar saja beberapa kali. Itu menjadi industri yang menurut kami dari sisi kesehatan berbahaya bagi masyarakat," tegas Enggar.
 
Program wajib kemas minyak goreng sudah digodok sejak 2014, dan penerbitan kebijakan minyak goreng kemasan diberlakukan pada 1 April 2017. Namun, implementasi kebijakan ditunda lantaran produsen minyak goreng belum siap memperluas unit pengemasan, dan menumbuhkan industri pengemasan di daerah.
 
Pemerintah menargetkan Indonesia bebas dari minyak curah tanpa ada masa transisi pada 1 Januari 2020. Seluruh pelaku usaha wajib menjual minyak goreng kepada konsumen dalam keadaan terkemas dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
 
(AZF)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif