Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Kementan Targetkan Cetak 1 Juta Petani Milenial

Ekonomi pertanian kementerian pertanian
28 Juni 2019 11:02
Jakarta: Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan dapat mewujudkan satu juta petani milenial yang nantinya dapat menjadi pengusaha atau agripreneur hingga 2020.
 
"Target BPPSDMP untuk 2019-2020, diarahkan membentuk 40 kelompok pengusaha muda atau agripreneur yang diharapkan bisa mencakup satu juta pengusaha," kata Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDM Pertanian Siti Munifah, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat, 28 Juni 2019.
 
Siti menjelaskan BPPSDM Pertanian melakukan berbagai upaya untuk mencetak satu juta agripreneur yang bertujuan meregenerasi sumber daya manusia di sektor pertanian. Regenerasi pertanian dinilai penting lantaran kebutuhan pangan di masa depan akan semakin besar seiring laju pertumbuhan penduduk.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apalagi, jumlah pekerja di sektor pertanian yang mayoritas diisi oleh para petani senior yang harus terus didongkrak oleh para petani muda. Sejak awal Januari 2019, Kementan telah meluncurkan program santri milenial.
 
Program ini menggerakkan para santri untuk terjun dalam produktivitas pertanian dengan bantuan benih unggul dari pemerintah, seperti hewan ternak, unggas dan alat mesin pertanian (alsintan).
 
Gerakan Petani Milenial ini dilakukan dengan pendekatan per kelompok yang terbagi dalam 40 ribu kelompok petani. Kelompok tani tersebut dibagi ke dalam zona kawasan jenis komoditas pertanian, antara lain tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan.
 
Selain dari program santri milenial, Kementan juga memberikan bantuan modal usaha kepada mahasiswa pertanian maupun sarjana pertanian perguruan tinggi melalui program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP).
 
"Bantuan modal stimulan ini untuk mengawali usaha bidang pertanian, khususnya bagi para 'fresh graduate' sehingga program 'start up' mereka bisa berkembang," pungkas Siti.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif