Menteri BUMN Erick Tohir. Foto ; MI/Ramdani.
Menteri BUMN Erick Tohir. Foto ; MI/Ramdani.

Rekam Jejak Erick Thohir dari Bisnis Media hingga Olahraga

Ekonomi Kabinet Jokowi-Maruf ekonomi indonesia
Suci Sedya Utami • 23 Oktober 2019 11:39
Jakarta: Presiden Joko Widodo telah melantik para menteri yang akan membantu tugasnya di periode 2019-2024. Salah satu sosok yang masuk dalam Kabinet Indonesia Maju yakni Erick Thohir yang diamanatkan untuk mengisi jabatan menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
 
Berikut profil Erick yang dihimpun dari berbagai sumber, Rabu, 23 Oktober 2019. Erick lahir di Jakarta pada 30 Mei 1970. Ayahnya yakni Teddy Tohir salah satu pemilik Astra International.
 
Pada 1993 Erick lulus dan menyandang gelar Master of Business Administration dari Universitas Nasional California, AS. Sebelumnya ia memperoleh gelar Bachelor of Art dari Universitas Glendale, AS.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Erick adalah pendiri dan Komisaris Utama Mahaka Group yang merupakan perusahaan induk dari perusahaan-perusahaan yang fokus pada bisnis media dan entertainment.
 
Sosok Erick cukup dikenal luas publik sebagai salah satu konglomerat Indonesia. Saat ini Erick memegang jabatan di beberapa perusahaan swasta di antaranya sebagai Direktur Utama di PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA), induk dari PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV).
 
Selain itu, Erick juga menjabat sebagai Presiden Direktur Cakrawala Andalas Televisi dan Komisaris PT Asia Global Media, Komisaris Utama PT Redal Semesta, Komisaris PT Beyond Media, Komisaris Utama PT Mahaka Media Tbk (ABBA), Komisaris Utama PT Entertainment Live, Direktur PT Trinugraha Thohir Media Partners, dan Presiden komisaris di PT Mahaka Radio Integra Tbk. (MARI).
 
PT Mahaka Media Tbk (ABBA) mengalami kerugian bersih sebesar Rp2,36 muliar pada semester I-2019. Namun demikian kerugian tersebut berkurang jauh dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp7,23 miliar. Sementara MARI pada semester I-2019 tercatat memiliki laba bersih Rp12,9 miliar.
 
Pria 49 tahun ini aktif dalam bisnis olahraga mulai basket hingga sepak bola. Erick tercatat sempat mengakuisisi saham mayoritas Inter Milan, salah satu klub sepak bola besar di Italia. Sejak saat itu, Erick kemudian menjadi Presiden Inter Milan pada 2013. Namun kemudian pada awal tahun ini, Erick melepas seluruh kepemilikan saham sebesar 31,05 persen di klub berjulukan il Nerazzurri itu.
 
Selain itu dirinya tercatat memiliki saham di salah satu klub sepak bola Amerika, DC United dan juga pernah sebagai pemilik klub bola basket NBA Philadelphia 76ers. Di dalam negeri, Erick menjadi pemegang saham di klub sepak bola Persib Bandung. Ia juga dipercaya pemerintah menjadi Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC).
 
Erick kemudian mulai beralih ke dunia politik ketika ditunjukkan sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Hingga akhirnya berhasil membawa pasangan tersebut memenangkan Pilpres 2019 dan kini menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif