Ilustrasi OJK (MI/RAMDANI)
Ilustrasi OJK (MI/RAMDANI)

OJK Ingatkan Masyarakat Tidak Bagikan Data Pribadi

Ekonomi ojk
24 Mei 2019 12:00
Batam: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat tidak membagikan data pribadi kepada orang tidak dikenal karena dapat disalahgunakan untuk kepentingan perbankan. Hal itu juga sangat berbahaya karena bisa menjadi korban dan perlu lebih mawas diri.
 
"Jangan bagikan data pribadi, seperti nama ibu dan lainnya," kata Kepala OJK Kepulauan Riau Iwan M Ridwan, seperti dikutip dari Antara, di Batam, Kepri, Jumat, 24 Mei 2019.
 
Nama ibu, termasuk autentifikasi krusial dalam data perbankan, yang rentan disalahgunakan untuk membobol rekening seseorang. Saat ini, banyak upaya penipuan menggunakan modus aplikasi belanja online, yang meminta data nama ibu pelanggan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jangan diisi, berbahaya," kata dia.
 
Menurut dia, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahaya membagikan data tersebut kepada orang tidak dikenal. Masyarakat baru memahami tidak membagikan nomor pin rahasia kartu ATM kepada orang lain. Padahal, tidak hanya itu yang harus menjadi rahasia.
 
Selain nama ibu, tiga digit terakhir pada nomor dalam kartu kredit juga tidak boleh dibagikan kepada sembarang orang. "Dan jangan membagikan foto data pribadi, misalnya KTP, kepada orang lain melalui whatsapp. Itu juga jangan," kata dia.
 
Data-data dalam KTP yang terbaca dalam foto juga dapat digunakan untuk hal negatif, termasuk pada perbankan. Ia menyatakan sudah terdapat banyak kasus yang membuat rugi nasabah, akibat membagikan data pribadi kepada orang lain.
 
"Sudah banyak kejadian," pungkas dia.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif