2017, Sequis Life Cetak Pendapatan Premi Rp3,01 Triliun

Ade Hapsari Lestarini 08 Mei 2018 21:45 WIB
Sequis Life
2017, Sequis Life Cetak Pendapatan Premi Rp3,01 Triliun
President Director & CEO Sequis Tatang Widjaja (kedua dari kanan). (FOTO: dokumentasi Sequis)
Jakarta: Perusahaan asuransi jiwa Sequis Life mencatatkan pendapatan premi senilai Rp3,01 triliun sepanjang 2017, atau tumbuh empat persen dari 2016.

Premi bisnis baru menyumbang sebesar Rp665 miliar ke total premi 2017. Produk tradisional menyumbang 27 persen, dan produk unit link mendominasi hingga 73 persen.

Adapun produk investasi dialokasikan lebih banyak ke Obligasi Negara mencapai 77 persen, sementara obligasi swasta 22 persen. Sisanya ditempatkan di saham dan portofolio lainnya.

"2018 Sequis masih optimistis bahwa pertumbuhan bisnis baru mencapai 20 persen. Tetapi untuk total premi, setelah mengantisipasi produk jatuh tempo, mungkin di kisaran 10 persen pertumbuhannya," ungkap President Director & CEO Sequis Tatang Widjaja dalam keterangan persnya, Selasa, 8 Mei 2018.

Sementara terkait penguatan dolar apakah mempengaruhi premi, Tatang menjelaskan bahwa semua produk berbasis dolar adalah produk tradisional yang tidak menyangkut kesehatan, pendidikan, saving dan investasi. Sehingga tidak berpengaruh pada harga produk Sequis.

"Produk yang terkait dengan mata uang asing jika ada nasabah yang berobat ke luar negeri, sejauh ini di Singapura dan Malaysia. Nanti di semester kedua tahun ini, kita launch produk untuk membedakan yang lokal dan yang asing,"ujarnya.

Sementara itu, untuk tahun ini Tatang mengungkapkan tidak akan agresif dalam membuka cabang baru. Rencananya hanya akan menambah lima cabang, yakni dua di Jakarta, dan tiga di luar Jakarta. 

"Mungkin nanti di Palembang, Makassar, dan area Jawa. Kita memang tidak agresif membuka cabang baru, karena kita memilih meningkatkan produktivitas cabang yang sudah ada," katanya.

(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360