PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dok:MI.
PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dok:MI.

Jiwasraya Buka Layanan Khusus Pemegang Polis JS Saving Plan

Ekonomi ekonomi indonesia asuransi jiwa
Husen Miftahudin • 27 Desember 2018 16:08
Jakarta: PT Asuransi Jiwasraya (Persero) membuka layanan khusus bagi pemegang polis berkaitan upaya pembayaran polis JS Saving Plan.
 
Sekretaris Perusahaan Jiwasraya Budiyono mengatakan upaya tersebut merupakan komitmen dan tanggung jawab perusahaan dalam menjalin komunikasi dengan para mitra dan pemegang polis JS Saving Plan.
 
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan para mitra, yakni bank penjual (bancassurance) untuk melakukan dialog dengan nasabah dalam bentuk co-handling dan one on one atau small group," ujar Budiyono dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 27 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain membuka layanan khusus dan dialog, manajemen Jiwasraya juga telah berkomunikasi dengan pemegang polis yang dimulai dari memberikan pesan elektronik, surat elektronik, hingga menelepon.
 
Tak hanya itu, perusahaan asuransi jiwa pelat merah ini juga terus melakukan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) selaku pemegang saham untuk menginformasikan kondisi terkini perihal penanganan pembayaran polis JS Saving Plan.
 
"Kami secara intens terus berkomunikasi dan menjalankan strategi bisnis untuk memenuhi kewajiban kami kepada para nasabah," tutur Budiyono.
 
Sebagai quick win strategy dalam menyelesaikan pembayaran JS Saving Plan, manajemen Jiwasraya menawarkan opsi roll over (perpanjangan) dengan bunga tujuh persen per tahun dibayar di muka. Selain itu, perseroan juga secara intens melakukan pendekatan dengan seluruh mitra dan nasabah pemegang JS Saving Plan.
 
Secara terpisah, Kepala Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Riswinandi mengapresiasi langkah manajemen Jiwasraya dalam menyelesaikan persoalan kasus tunda bayar polis JS Saving Plan. Menurut Riswinandi, sejumlah opsi yang ditawarkan Jiwasraya kepada pemegang polis menunjukkan perseroan cukup bertanggung jawab.
 
"Jadi mereka cukup tanggung jawab dengan pemegang polis. Begitu juga mereka yang tidak ingin lanjutkan ada insentif. Tapi pembayaran disesuaikan dengan restrukturisasi manajemen dan pemegang saham. Akan dapat tambahan insentif selama belum dibayarkan," kata Riswinandi.
 
Riswinandi berharap Jiwasraya terus melakukan komunikasi dan sosialisasi kepada bank dan pemegang polis terkait persoalan ini. "Kita lihat di level manajemen sampai pemegang saham itu dibentuk tim evaluasi, kita masih menunggu ya apakah disampaikan ya infonya," pungkas dia.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif