Plt Direktur Keuangan BTN Nixon LP Napitupulu. Medcom.id/Husen Muftahudin.
Plt Direktur Keuangan BTN Nixon LP Napitupulu. Medcom.id/Husen Muftahudin.

Semester I-2019, Aset BTN Tumbuh 16,58%

Ekonomi btn
Husen Miftahudin • 20 Agustus 2019 00:40
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berhasil mencatatkan kinerja positif di semester I-2019. Aset emiten bersandi saham BBTN ini tumbuh 16,58 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp312,47 triliun.
 
Capaian positif tersebut membuat BTN mencatatkan diri sebagai bank dengan pertumbuhan aset tertinggi di antara 15 entitas bank terbesar lainnya di Indonesia. Meski demikian, perseroan akan tetap menjaga laju pertumbuhan bisnis sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) hingga akhir 2019.
 
Plt Direktur Keuangan BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan pertumbuhan aset BTN berada di atas rata-rata industri perbankan nasional. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merekam aset perbankan nasional hanya naik di level 7,77 persen yoy per Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Nixon, laju aset perseroan disumbang oleh pergerakan positif penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Kredit dan DPK Bank BTN, lanjut Nixon, naik positif mencapai hampir dua kali lipat industri perbankan nasional.
 
"Kenaikan kredit dan DPK yang melaju tersebut menyumbang pergerakan positif pada aset kami. Ke depannya kami terus berupaya agar laju kenaikan aset tetap dibarengi dengan kualitas yang terjaga," jelas Nixon pada konferensi pers usai Public Expose di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kawasan SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin, 19 Agustus 2019.
 
Selain itu, BTN juga berhasil menjaga kenaikan aset tetap positif dalam lima tahun terakhir. Nixon merinci, laju pertumbuhan majemuk tahunan Compound Annual Growth Rate (CAGR) aset BTN berada di posisi 20,66 persen.
 
"Kenaikan tersebut tercatat dari Rp144,58 triliun pada Desember 2014 menjadi Rp306,44 triliun pada bulan yang sama 2018," urainya.
 
Komposisi aset BBTN didominasi aset produktif. Catatan keuangan BTN per Juni 2019 menunjukkan aset produktif perseroan mencapai 88,98 persen dari total aset. Adapun, porsi kredit dan pembiayaan tercatat sebesar 89,27 persen dari total aset produktif Bank BTN.
 
Di sisi kredit, BTN mencatatkan pertumbuhan pada posisi 18,78 persen yoy atau naik dari Rp211,35 triliun pada Juni 2018 menjadi Rp251,04 triliun. Kenaikan tersebut mencapai dua kali lipat pertumbuhan kredit industri perbankan nasional. OJK mencatat, kredit nasional tumbuh single digit di level 9,92 persen yoy per Juni 2019.
 
Kinerja penghimpunan DPK BTN juga mencapai dua kali lipat industri perbankan nasional. Per semester I-2019, Bank BTN menghimpun simpanan masyarakat sebesar Rp219,75 triliun atau naik 15,89 persen yoy. OJK merekam kenaikan tersebut melesat jauh di atas kinerja penghimpunan DPK perbankan nasional yang hanya tumbuh di level 7,42 persen yoy per Juni 2019.
 
"Hingga akhir tahun nanti, BTN akan tetap mencatatkan kinerja positif. Bagi kami, bisnis yang berkelanjutan merupakan prioritas utama," tutup Nixon.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif