Plt. Direktur Utama PT PII Muhammad Wahid Sutopo dalam acara Annual Report Award. dok. IStimewa
Plt. Direktur Utama PT PII Muhammad Wahid Sutopo dalam acara Annual Report Award. dok. IStimewa

PT PII Jamin 21 Proyek KPBU Senilai Rp200 Triliun

Ekonomi infrastruktur
Husen Miftahudin • 23 November 2019 01:34
Jakarta: PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII telah menyediakan penjaminan dalam membantu penyiapan dan pendampingan transaksi (project development facility) terhadap 21 proyek Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) senilai lebih dari Rp200 triliun. Penjaminan diberikan kepada enam sektor.
 
Keenam sektor tersebut ialah proyek sektor jalan, telekomunikasi, ketenagalistrikan, sistem penyediaan air minum (SPAM), transportasi atau perkeretaapian, dan kawasan ekonomi khusus (KEK).
 
Untuk sektor jalan terdapat 12 proyek yang terbagi atas 11 proyek jalan tol dan satu proyek jalan non tol. Proyek jalan tol terdiri atas Batang-Semarang, Balikpapan-Samarinda, Pandaan-Malang, Manado-Bitung, Jakarta-Cikampek II Elevated, Krian-Legundi-Bunder-Manyar, Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Serang-Panimbang, Probolinggo-Banyuwangi, Jakarta-Cikampek II Sisi Selatan, serta Semarang-Demak. Sedangkan satu proyek jalan non tol yakni jalan Lintas Timur Sumatera Selatan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Plt. Direktur Utama PT PII Muhammad Wahid Sutopo menjelaskan, untuk sektor telekomunikasi ada empat proyek. Di antaranya Palapa Ring Paket Barat, Tengah, Timur, serta Satelit Multifungsi.
 
"Satu proyek sektor ketenagalistrikan yakni PLTU Batang. Kemudian tiga proyek sektor SPAM, yaitu SPAM Umbulan, SPAM Bandar Lampung, dan SPAM Semarang Barat," jelas Sutopo dalam keterangannya, Jumat, 22 November 2019.
 
Proyek transportasi atau perkeretaapian yaitu kereta api Makassar-Parepare. Juga dua proyek non KPBU, yakni proyek KEK Mandalika dan Hydropower program PT PLN (Persero).
 
Dalam hal pengelolaan keuangan, tambah Sutopo, PT PII meraih penghargaan sebagai juara 3 Laporan Keuangan Terbaik 2018 untuk kategori BUMN Keuangan Non-Listed dalam ajang Annual Report Award (ARA) 2018.
 
"Tahun ini untuk pertama kali PT PII meraih penghargaan Annual Report Award. Raihan ini merupakan bentuk komitmen PT PII sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan atas pelaksanaan prinsip transparansi dan Good Corporate Governance (GCG) dalam mendukung pencapaian misi perusahaan secara berkelanjutan," beber dia.
 
Menurut Sutopo, peran dan dukungan penuh Kemenkeu kepada PT PII melalui berbagai dukungan kapasitas, regulasi, dan kebijakan dalam memberikan dorongan untuk kinerja dan penerapan GCG PT PII yang berkelanjutan yang dituangkan dalam penyusunan Laporan Tahunan PT PII.
 
"Annual Report Award merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2002 yang memiliki tujuan untuk meningkatkan keterbukaan informasi dan penerapan GCG di sektor dunia usaha. Dengan mengangkat tema 'Keakuratan Informasi untuk Kinerja Perusahaan Secara Berkelanjutan dengan Memenangkan dukungan Stakeholders', Annual Report Award 2018 diikuti oleh lebih dari 230 perusahaan dari 11 kategori," pungkas Sutopo.
 

(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif