Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: Medcom.id/Husen Mitahudin).
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: Medcom.id/Husen Mitahudin).

Sinergi dengan Swasta Dinilai Bantu Kurangi Utang BUMN

Ekonomi bumn kadin
Nia Deviyana • 09 Agustus 2019 17:47
Jakarta: Kamar Dagang Indonesia (Kadin) meminta pemerintah memprioritaskan sinergi kerja sama antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan perusahaan swasta. Jika itu dilakukan, maka bukan hanya bisa memberikan keadilan bisnis, tetapi juga menguntungkan bagi perusahaan pelat merah itu sendiri.
 
"(Dengan sinergi) bisa mengurangi beban utang mereka (BUMN), dan bersama-sama dalam membangun infrastruktur," ujar Ketua Kadin Rosan Roeslani usai mengisi diskusi di Hotel Borobudur, Jumat, 9 Agustus 2019.
 
Rosan menilai BUMN merupakan perusahaan yang juga memiliki keterbatasan sehingga tidak bisa semua proyek diambil alih. Hal ini juga demi keadilan pembangunan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misalnya bicara pendanaan dari perbankan, untuk industri tertentu ada angka maksimum yang bisa dikeluarkan. Jangan sampai porsinya semua tersedot BUMN, sehingga saat swasta mengajukan, limit untuk industri sudah full," paparnya.
 
Untuk mendorong sinergi BUMN dengan swasta, lanjut Rosan, pemerintah harus membuat semacam Peraturan Menteri (Permen) yang mana datar utamanya BUMN harus bekerja sama dengan swasta.
 
"Kalau sudah seimbang, baru bisa menggandeng sesama BUMN atau anak usaha BUMN. Jadi supaya industri tidak berputar di situ-situ saja," tukasnya.
 
Sementara, beberapa BUMN dinilai sudah baik dalam bersinergi dengan swasta. Rosan mencontohkan Waskita Karya yang mendivestasikan beberapa ruas tolnya sebagai skema untuk menyelesaikan utang berbunga yang dimiliki perseroan.
 
"Kita lihat jalan tol punya Waskita Karya juga sudah mulai ditawarkan ke publik. Yang beli juga sudah mulai ada dari swasta," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif