Hingga Juli, Satgas Diminta Sudah Selesaikan Polemik Garuda

Suci Sedya Utami 09 Juni 2018 16:14 WIB
garuda indonesia
Hingga Juli, Satgas Diminta Sudah Selesaikan Polemik Garuda
Ilustrasi (MI/HARIYANTO)
Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman telah membuat satuan tugas (satgas) untuk menangani polemik Serikat Pekerja Garuda (Sekarga) dan Asosiasi Pilot Garuda (APG) dengan manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan satgas memiliki waktu hingga Juli 2018 untuk bisa mengurai persoalan internal di tubuh maskapai pelat merah ini. "Yang saya dengar rencananya di awal Juli (persoalan Garuda sudah selesai)," kata Pahala, ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 9 Juni 2018.

Pahala mengatakan satgas yang dibentuk akan bekerja untuk memfasilitasi isu-isu yang disampaikan oleh Sekarga dan APG. Namun, lanjut mantan Direktur Keuangan Mandiri itu, selama momen mudik Lebaran 2018, Sekarga dan APG akan mengesampingkan tuntutan dan tetap terbang memberikan pelayanan.

"APG tidak akan lakukan mogok pada saat libur peak season ini," jelas Pahala.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, satgas melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Kantor Staf Presiden (KSP) dengan dipimpin Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman Purbaya Yudhi. Namun tidak melibatkan manajemen maupun asosiasi pekerja.

"Garuda Indonesia dan asosiasi tidak kita ikutkan. Mereka nanti kita akan minta pendapatnya apa sih selisih mereka," kata Luhut.

Seperti diketahui Serikat Pekerja Garuda Indonesia dan Asosiasi Pilot Garuda mengancam akan mogok kerja. Tudingan mis-management di tubuh perusahaan yang berujung keluhan konsumen atas pelayanan menjadi latar belakang aksi.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id