Illustrasi. MI/MOHAMAD IRFAN.
Illustrasi. MI/MOHAMAD IRFAN.

Revisi DNI Tak Cukup Pacu Investasi

Ekonomi daftar negatif investasi
Nur Aivanni • 11 November 2018 19:00
Jakarta: Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menilai untuk memacu Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi langsung luar negeri tidak cukup hanya dengan merevisi Daftar Negatif Investasi (DNI). Untuk memacu FDI, menurutnya, juga harus diperhatikan faktor terkait lainnya.
 
"Juga harus memastikan semua faktor terkait perizinan dapat menjadi lebih mudah, koordinasi antar lembaga juga bisa berjalan baik sehingga investasi bisa direalisasikan dan tidak hanya terbatas rencana," katanya kepada Media Indonesia, Minggu, 11 November 2018.
 
Saat ini, kata Piter, minat investasi asing di Indonesia sudah cukup tinggi. Sayangnya, hanya seperempat investasi yang bisa direalisasikan. Hal itu disebabkan oleh banyaknya masalah yang ada di lapangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk diketahui, pemerintah berencana kembali merevisi aturan terkait Daftar Negatif Investasi. Revisi tersebut dilakukan untuk mendorong minat investasi langsung masuk ke Indonesia. Hal itu sebagaimana hasil rapat koordinasi di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian pada Jumat (9/11) kemarin.
 
Piter menilai rencana pemerintah merevisi DNI tersebut didorong oleh kebutuhan pemerintah agar aliran modal masuk terutama di saat Rupiah tertekan saat ini. Diakuinya, peran investasi langsung terhadap perekonomian Indonesia memang masih sangat kecil.
 
"Selama ini aliran modal masuk didominasi oleh portfolio atau hot money yang sebenarnya menyebabkan Rupiah kita rentan terhadap sudden reversal," katanya.
 
Merujuk data Bank Dunia, terang Piter, porsi investasi asing Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) masih minim, hanya 2,2 persen, sedangkan Thailand, Malaysia, dan Vietnam masing-masing mencapai 3,2 persen, 3,5 persen, dan 5,1 persen.
 

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif