Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Per Sejuta Lembar, Ada 11 Lembar Uang Palsu

Ekonomi uang palsu bank indonesia
Husen Miftahudin • 21 Desember 2018 19:43
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi menggunakan uang tunai. Terlebih momen besar seperti perayaan dan libur keagamaan membuat peredaran uang palsu kian marak.
 
Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI Luctor Tapiheru mengakui dari sejuta lembar uang tunai terdapat 11 lembar uang palsu. Meski sedikit, namun peredaran uang palsu di tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, di mana per sejuta lembar terdapat delapan lembar uang palsu.
 
"Dari temuan itu, ada 11 lembar (uang palsu) per satu juta lembar uang yang diedarkan, sangat kecil sekali. Tapi ini agak sedikit meningkat," ujar Luctor dalam diskusi di kantor BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bank sentral pun mengimbau agar masyarakat teliti dalam bertransaksi. Salah satunya dengan mengimplementasikan kampanye pencegahan uang palsu melalui 3D, Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
 
"Kita mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap uang yang diterima dan ditransaksikan melalui 3D. Itu sangat efektif untuk mendeteksi pemalsuan uang," imbuhnya.
 
Luctor juga mengimbau agar masyarakat menjaga kualitas uang tunai dengan melakukan 5J: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi, dan Jangan Distepler.
 
"Ini semua untuk menjaga agar kualitas uang kita tetap layak untuk digunakan. Karena uang itu juga jadi simbol negara kita," tutup Luctor.
 

 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi