Suku Bunga Acuan Naik

2019, Bank Mandiri Siap Sesuaikan Suku Bunga Kredit

Nia Deviyana 17 November 2018 06:03 WIB
bank mandiri
2019, Bank Mandiri Siap Sesuaikan Suku Bunga Kredit
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmojo (MI/Susanto)
Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) atau Bank Mandiri berencana melakukan penyesuaian terhadap tingkat suku bunga kredit, sejalan dengan naiknya suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate oleh Bank Indonesia (BI) sebanyak 25 basis poin (bps) menjadi enam persen.

"Kita baru akan lakukan penyesuaian (suku bunga) kredit signifikan di Januari (2019), tapi kita akan lihat kemampuan bayar (nasabah) dan kemampuan pertumbuhan. kalau dinaikkan sekian poin kemampuan bayarnya seperti apa," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, usai diskusi bersama Iluni FEB UI, di Graha Niaga Jakarta, Jumat, 16 November 2018.

Pria yang akrab disapa Tiko itu memaparkan bahwa kenaikan suku bunga kredit akan berbeda-beda per segmen. "Kalau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau kepemilikan mobil mungkin lebih cepat, tapi kalau untuk UMKM kita pertimbangkan dulu," kata Tiko.

Tiko merespons positif terkait kenaikan suku bunga acuan yang dilakukan oleh BI. Menurutnya langkah tersebut terbilang tepat untuk mengantisipasi naiknya suku bunga acuan oleh Federal Reserve (the Fed) yang diprediksi meloncat sebanyak tiga kali pada 2019 dan satu kali pada 2020.

"Kenaikan ini perlu kita jaga supaya portofolio arus modal masuk mulai baik, supaya nanti penguatan rupiah bisa terus berlanjut sampai tahun depan," tukasnya.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 14-15 November 2018 memutuskan untuk menaikkan BI 7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebanyak 25 bps menjadi 6,00 persen. Tidak hanya itu, BI juga menaikkan suku bunga deposit facility sebesar 25 bps menjadi 5,25 persen, dan suku bunga lending facility sebesar 25 bps menjadi 6,75 persen.

Kenaikan suku bunga kebijakan tersebut juga untuk memperkuat daya tarik aset keuangan domestik dengan mengantisipasi kenaikan suku bunga global dalam beberapa bulan ke depan. Untuk meningkatkan fleksibilitas dan distribusi likuiditas di perbankan, BI menaikkan porsi pemenuhan GWM rupiah rerata (konvensional dan syariah) dari dua persen menjadi tiga persen.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id