Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Foto : Kementan.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Foto : Kementan.

Mentan Ajak Pemda Seragamkan Penggunaan Data Pertanian

Ekonomi pertanian
Ilham wibowo • 13 November 2019 19:27
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia untuk mengoptimalisasi sektor pertanian ke depan. Sektor pertanian merupakan sektor yang paling menjanjikan karena akses pasar yang sudah terbuka lebar.
 
"Bicara pertanian adalah sumber daya yang paling pasti, sebab semua potensinya sudah terbuka lebar dan sangat menjanjikan," tutur Mentan Syahrul melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 13 November 2019.
 
Syahrul yang menghadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengatakan pembangunan SDM harus mengacu pada kebijakan startegis jangka panjang dengan merampungkan single data dengan mengoptimalkan sistem teknologi informatika. Langkah ini penting dilakukan untuk pengawasan setiap pergerakan pertanian di tiap-tiap daerah.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena itu, saya mengajak para bupati gubernur dan semua elemen pemerintah daerah untuk terus mengawal dan mendukung program pertanian dengan menggunakan data yang sama," ungkapnya.
 
Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini menyebut penggunaan data dengan dukungan teknologi modern diharapkan mampu mendeteksi semua persoalan pertanian di Indonesia. Pemerintah juga nantinya bisa dengan mudah menghitung kapan waktu tanam dan waktu panen.
 
"Semua pergerakan aktivitas pertanian bisa kita pola-kan dengan citra satelit yang ada. Kapan terjadi hujan bisa kita prediksi dengan resolusi yang lebih tinggi yaitu 4x4 meter," tambahnya.
 
Berikutnya, kebijakan yang akan dikeluarkan yaitu menguatkan peran pemangku daerah melalui program Komando Strategis Pertanian (Kostra Tani). Program ini nantinya akan menghidupkan semua unit Balai Penyuluhan Pertanian di tiap kecamatan dengan memaksimalkan peran penyuluh.
 
"Saya sedang meminta izin juga kepada TNI dan Polri agar terlibat langsung dalam Komando Strategis ini," tuturnya.
 
Syahrul menambahkan program Kostra Tani juga dirancang untuk mengikat tanggungjawab masing-masing stakeholder secara merata. Fokus pada penyaluran anggaran agar pun bisa dipastikan tepat sasaran.
 
"Jangan sampai semua anggaran kita keluarkan tapi komoditi yang digarap hanya itu-itu saja," tutupnya.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif