Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey. Foto : Medcom/Husen M.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey. Foto : Medcom/Husen M.

Aprindo Tak Masalah dengan Koalisi Gendut

Ekonomi ritel
Desi Angriani • 14 Oktober 2019 19:41
Jakarta: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey menyambut positif keinginan Partai Gerindra, Demokrat, dan PAN bergabung ke pemerintah. Dengan kata lain, pelaku usaha lebih menyukai para pemimpin satu suara dalam mengambil kebijakan.
 
"Maksudnya dunia usaha berharap adanya kebersamaan dalam memikirkan adanya kemajuan ekonomi, perdagangan bergulir dengan baik, harmonisasi dapat terjadi, regulasi dan peraturan dapat segera diimplementasikan karena satu suara tadi," ungkap Roy kepada Medcom.id saat ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019.
 
Roy pun tak menyoal koalisi gendut di periode kedua pemerintahan Jokowi. Pasalnya, para politikus yang akur justru mempercepat proses pengambilan kebijakan di bidang ekonomi. Apalagi selama ini kebijakan pemerintah kerap terhalang restu dari legislatif.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Oposisi baik dimana kita bicara kompetisi. Tapi lebih baik lagi kalau bersama," ungkapnya.
 
Ia menambahkan sektor perdagangan ritel membutuhkan kebijakan fiskal dan moneter yang pruden dan lebih stabil. Karena itu, minimnya risiko politik bakal menciptakan kebijakan yang lebih menguntungkan dunia usaha dan masyarakat.
 
"Kami melihat kebersamaan ini menjadi basic keluarnya segala sesuatu menyangkut paket-paket deregulasi. Semakin banyak yang berpikir akan semakin baik. Biarlah semua tercipta karena damai dan bersatu," pungkas dia.
 
Namun demikian, sikap Presiden Joko Widodo terkait koalisi masih samar. Jokowi bahkan belum mau buka-bukaan soal partai oposisi; Gerindra, Demokrat, dan PAN bakal bergabung dengan koalisi pemerintah.
 
Senin siang, 14 Oktober 2019, Jokowi bertemu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Istana Merdeka. Sebelumnya, Presiden telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
 
Jokowi mengakui sedikit membahas koalisi di pertemuan tersebut. "Ya ada (pembicaraan soal koalisi), tapi belum sampai final, belum rampung," kata Jokowi
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif