Harley-Davidson. Foto : Medcom/Ekawan.
Harley-Davidson. Foto : Medcom/Ekawan.

Ikhsan Klaim Harley di Pesawat Baru Garuda Bukan Milik Direksi

Ekonomi garuda indonesia
Annisa ayu artanti • 03 Desember 2019 20:08
Jakarta: PT Garuda Indonesia Tbk mengklaim bahwa onderdil Harley Davidson dan dua unit sepeda Brompton yang diduga diselundupkan menggunakan Airbus A330-900 bukan milik direksi perusahaan.
 
Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan barang-barang tersebut milik salah satu petugas on board yang saat itu bertugas untuk menjemput armada baru perusahaan yang didatangkan dari Toulouse, Prancis.
 
"Bukan (direksi). Tapi dia petugas yang memang menjemput pesawat dari sana. Jadi dia petugas yang onboard dalam pesawat," kata Ikhsan saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski di dalam pesawat tersebut terdapat perwakilan direksi, mereka seakan tutup mata soal upaya penyelundupan tersebut. Perwakilan direksi itu ditugaskan ke Toulouse untuk menyaksikan serah terima pesawat tersebut.
 
Ikhsan mengatakan barang tersebut merupakan tanggung jawab penumpang atau petugas yang membawa onderdil Harley Davidson dan sepeda Brompton tersebut. Hal ini bukan tanggung jawab perusahaan.
 
"Kita tidak melihat itu tanggung jawab perusahaan secara umum. Tapi dia bawaan individu masing-masing," ucap dia.
 
Akibatnya, Ikhsan menuturkan karyawan tersebut besedia mengikuti aturan yang berlaku.
 
"Dalam kaitan itu petugas yang on board dalam pesawat itu akan mengikuti aturan sepenuhnya dari bea cukai. Akan memenuhi. kalau harus membayar bea masuk, pajak akan dibayarkan. Kalau harus melakukan re-ekspor akan dilakukan re-ekspor," tukas dia.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif