Satgas Pangan Klaim Sudah Optimal Kendalikan Harga
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Palangka Raya: Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kalimantan Tengah mengklaim sudah bekerja keras dan optimal dalam memantau serta mengawasi ketersediaan dan mengendalikan gerakan harga pangan sebelum dan sesudah hari Lebaran 2018. Hal ini sejalan dengan langkah menjaga kemampuan masyarakat membeli bahan pangan.

"Seluruh personel setiap hari dikerahkan mendatangi sejumlah pasar serta menanyai langsung para pedagang terkait harga pangan," kata Kepala Satgas Pangan Kalteng, Kombes Pol Adex Yudiswan, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 22 Juni 2018.

Ia menambahkan pihaknya juga bekerja sama dengan sejumlah instansi untuk menghitung jumlah kebutuhan bahan pangan sebelum dan sesudah Lebaran. Dari penghitungan itu, pihaknya bergerak memantau ketersediannya di lapangan dan mengantisipasi jangan sampai ada penimbunan.

Menurutnya ketersediaan bahan pangan selama Lebaran di Provinsi Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya, tidak ada masalah dan masyarakat sangat mudah mendapatkannya. Hanya harga daging ayam ras yang biasanya dikisaran Rp35 ribu hingga Rp42 ribu, mengalami kenaikan relatif tinggi yakni Rp60 ribu hingga Rp80 ribu.

"Kenaikan tersebut sudah terjadi sejak H-3 hingga H+4 lebaran," tuturnya.

Adex yang juga Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kalteng ini menegaskan, pada dasarnya pihaknya telah melakukan berbagai upaya antisipasi agar kenaikan harga daging ayam tidak terlalu tinggi dari harga normal.

"Personel kita sudah mendatangi dan menanyakan langsung kepada para agen terkait ketersediaan dan harga daging ayam. Di agen itu ketersediaan ayam tidak ada masalah dan dijual dengan harga Rp35 ribu per kg kepada para pedagang," pungkasnya.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id