Adu Performa Perusahaan BUMN Menghadapi Industri 4.0

22 November 2018 04:56 WIB
bumn
Adu Performa Perusahaan BUMN Menghadapi Industri 4.0
Guru Besar Ilmu manajemen Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia sekaligus pendiri Rumah Perubahan Rhenald Kasali. Foto: MI/Ramdani.
Jakarta: Guru Besar Ilmu manajemen Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia sekaligus pendiri Rumah Perubahan Rhenald Kasali mengakui perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini tengah mengalami perubahan besar yang didahului dengan transformasi karena adanya pendekatan disruption. Menurutnya, butuh inovasi produk dan peremajaan SDM untuk menghadapi era industri 4.0.

"SDM yang muda adalah sumber masa depan. Mereka membawa teknologi dan membantu perusahaan untuk menciptakan produk-produk baru serta mengalihkan perusahaan menjadi platform," ungkap Rhenald.

Dirinya menambahkan, digital marketing sebagai bagian dari transformasi digital telah membuat BUMN mampu bersaing di luar batas dan memiliki kualitas dengan global mindset. BUMN mulai dikenal di berbagai negara bahkan empat BUMN mendapat penghargaan sebagai perusahaan terbaik di dunia untuk bekerja. 

"Saat ini kita melihat digital marketing sudah menjadi hal yang biasa dilakukan di lingkungan BUMN, walaupun masih banyak sekali yang belum menemukan pola yang tepat. Tetapi kita patut mengapresiasi karena geliat transformasi itu sudah tumbuh di BUMN. Dan ini merupakan modal yang sangat baik," imbuh Rhenald. 

Dalam ajang BUMN Branding & Marketing Award 2018, puluhan perusahaan pelat merah beradu performa untuk menjadi yang terdepan dalam menghadapi era industri 4.0. Pemimpin Redaksi BUMN Track Akhmad Kusaeni mengatakan, ajang BUMN Branding and Marketing Award 2018 bertujuan untuk mengukur daya saing pelaku branding dan marketing BUMN agar terjadi pertukaran ide, pemikiran, pengalaman, serta menjadi inspirasi bagi BUMN lain. 

"Kegiatan ini juga dilakukan sebagai ajang untuk mengapresiasi BUMN dan anak perusahaan BUMN yang sudah menunjukkan kinerja bisnis dan marketing terbaik di sepanjang 2017 dalam kaitannya merebut peluang industri 4.0," ungkap Akhmad Kusaeni dalam keterangannya, Jakarta, Rabu, 21 November 2018. 

Tahun ini, kategori pemenang dibagi dalam tiga sektor. Pada sektor Agro, Manufacturing & Mining, The Best CMO diraih oleh PT Pindad (persero). Kemudian, pada sektor Service, Transportation, Logistics & Energy, The Best CMO diperoleh oleh PT Garuda Indonesia (persero), Tbk. Sementara untuk The Best CMP sektor Financial & Hospitality dinobatkan kepada PT Pegadaian (persero).

Selanjutnya, untuk kategori CMO Anak Perusahaan BUMN terbaik, pada sektor Agro, Manufacturing & Marketing diberikan kepada PT Pertamina Lubricants. Kemudian, pada sektor Service, Transportation, Logistics and Energy diberikan kepada PT Garuda Indonesia (persero). Terakhir, PT Patra Jasa menerima penganugerahan sebagai The Best CMO dalam sektor Financial dan Hospitality.

Akhmad Kusaeni menegaskan, para CMO terpilih merupakan sosok yang dinilai memiliki kemampuan terbaik dalam mengelola dan memperkuat posisi perusahaan, baik dari segi branding maupun marketing, sehingga menghasilkan reputasi positif bagi perusahaannya.

"Dalam menghadapi industri 4.0 dengan perubahannya yang sangat cepat dibutuhkan pemimpin yang cakap dalam hal strategi maupun implementasi. Para  pemenang CMO terbaik mampu menerapkan global mindset dan menggiring perusahaannya menjadi world class company," beber Akhmad.

BUMN Branding & Marketing Award 2018 merupakan penghargaan dan bentuk apresiasi yang diberikan kepada BUMN dan Anak Perusahaan BUMN yang mengembangkan inovasi dan marketing sebagai faktor dominan proses transformasi.



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id