Lembaga Pendidikan dan Industri Didorong untuk Bersinergi

Gervin Nathaniel Purba 20 November 2018 09:51 WIB
berita kemenaker
Lembaga Pendidikan dan Industri Didorong untuk Bersinergi
Menaker Hanif Dhakiri. (Foto: Dok. Kemenaker)
Jakarta: Lembaga pendidikan didorong untuk bisa bersinergi dengan industri/dunia usaha dalam menghadapi tantangan dan peluang menyambut revolusi industri 4.0. Kerja sama kampus dengan industri merupakan kunci keberhasilan investasi SDM.

"Semakin tinggi partisipasi industri, maka akan semakin tumbuh tingkat keberhasilan investasi SDM yang berhasil," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa, 20 November 2018.

Hanif menjelaskan dijadikannya tingkat pendidikan sebagai salah satu indikator bagi pekerja yang ikut bersaing memperoleh kesempatan bekerja, maka kualitas tenaga kerja Indonesia masih perlu diperbaiki. Salah satu upaya menguatkan peran strategis dari lembaga pendidikan yakni melalui pembelajaran langsung (live education), sehingga dapat meningkatkan kompetensi, sinergitas, dan kolaborasi dengan dunia industri. 

Saat ini, Kemenaker sedang merumuskan grand design pelatihan vokasi nasional sebagai langkah strategis persiapan SDM Indonesia di era revolusi industri 4.0 dengan melakukan revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) dan pembaharuan sertifikasi kompetensi. 

“Saya berharap kepada semua pihak yang berkepentingan untuk bisa memanfaatkan momentum revolusi industri ini untuk bergerak bersama menciptakan harmonisasi dalam membangun hubungan industrial yang kondusif,“ ujar Hanif. 

Pemerintah mengajak dunia usaha mengundang para dunia usaha lainnya agar dapat terus membaur dengan instansi pemerintah untuk investasikan sebanyak mungkin SDM agar memiliki kualitas yang baik, jumlah SDM yang memadai, dan persebaran SDM merata di berbagai daerah.

"Tanpa tiga hal tersebut, masa depan kita semakin berat. Karena itu agar tantangan semakin ringan, maka kita harus siapkan SDM menjadi SDM unggul dan memiliki daya saing yang baik. Sehingga ekonomi kita bisa tumbuh secara produktif dan kesejahteraan masyarakat bisa ditingkatkan," ujarnya.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id