Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. ANTARA FOTO Sigid Kurniawan.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. ANTARA FOTO Sigid Kurniawan.

Menteri Bambang: 3 Lokasi Telah Dikantongi untuk Jadikan Ibu Kota Indonesia

Ekonomi pemindahan ibukota
Dian Ihsan Siregar • 14 Desember 2017 20:28
Jakarta: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro‎ ‎mengatakan ada tiga lokasi (daerah) yang akan menggantikan Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia. Ketiga daerah tersebut semuanya berada di luar Jawa.

"Di luar Jawa, tiga lokasi di luar Jawa.‎ Pokoknya saya tetap pada posisi mau berapa lokasi tapi yang penting di luar jawa," kata Bambang, ‎ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis, 14 Desember 2017.

Bambang mengatakan kajian pemindahan ibu kota Indonesia bakal kelar di akhir Desember tahun ini. Setelah itu kajiannya akan dilaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). A‎dapun kajiannya terkait lokasi yang akan dijadikan ibu kota, skema pembiayaan dan desain mengenai kotanya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Dibawa ke presidennya pokoknya akhir tahun ini kita selesaikan segera disampaikan ke presiden dan tentunya nanti pak presiden akan berdiskusi dengan kami‎," ungkap Bambang. Mengenai dana pemindahan, bilang Bambang, dia juga akan menyampaikannya ke Jokowi. Pastinya, tidak akan membebankan pemerintah atau dana APBN.

"Kita ingin ringankan beban pemerintah dengan kerja sama swasta. Swasta kami akan libatkan," terang Bambang.

‎Adapun cara menarik dana swasta, lanjut dia, sudah ada sistemnya yang bisa dijalankan. ‎

"Kita sudah punya sistem kerja sama pemerintah dengan badan usaha, ya kita kembangkan dari situ pasti ada modifikasi tapi intinya ada urusannya sama properti gitu saja," papar dia.

 


(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi