Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso. Medcom/Ilham Wibowo.
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso. Medcom/Ilham Wibowo.

Pegadaian Bisa Tingkatkan Jutaan Nasabah Tanpa Suntikan Investor

Ekonomi pegadaian
Ilham wibowo • 06 Agustus 2018 15:58
Jakarta: Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso menyebut kinerja perusahaannya dalam kondisi baik. Bahkan, layanan keuangan ini bisa dinaikkan dua kali lipat dengan menghadirkan jutaan nasabah tanpa suntikan modal investor.
 
"Nasabah kami saat ini 9,5 juta, (kami) meningkatkan jumlah ke 20 juta nasabah juga bisa, kami bisa lakukan tanpa menambah modal (dari investor)," ujar Sunarso ditemui dikantornya, Jalan Kramat Raya Nomor 162 Jakarta, Senin, 6 Agustus 2018.
 
Sunarso menyebut perusahaan BUMN ini punya rekam jejak yang baik dalam dalam meraup pendapatan. Pegadaian, kata dia, mencatat total aset perusahaan  mecapai Rp50,7 triliun hingga semester I-2018. Penyumbang pencapaian itu satu di antaranya pembiayaan atau kredit pinjaman yang mencapai Rp38,7 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seandainya kami nego publik (masuk bursa saham), investor pasti rebutan, modal kami sangat kuat," ujarnya.
 
Kinerja perseroan juga cukup baik dalam menangani kredit bermasalah atau non perfoming loan (NPL) yang hanya sebesar 1,5 persen. Kredit pinjaman yang disalurkan melalui perorangan rata-rata jumlahnya hanya Rp 5 juta.
 
"Pegadaian NPL 1,5 persen itu kami sudah anggap naik dan net-nya cuma 0,4 persen. Kalau di mikro NPL tiga persen saja sudah bagus," imbuhnya.
 
Sunarso menuturkan, perusahaan yang sahamnya 100 persen milik negara ini tengah mengembangkan kinerja perseroan lebih agresif. Pegadaian pun dicanangkan bakal  fokus di bidang finansial untuk menumbuhan laba hingga berkali lipat pada tahun mendatang.
 
Hingga semester I-2018, laba yang dikantongi perusahaan Pegadaian mencapai Rp1,374 triliun. Angka itu naik 18,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni Rp1,16 triliun.
 
"Kami kelebihan modal Rp12 triliun, untuk tumbuh dan berkembang. Namun tentu harus terencana dan terstruktur rapi, kami saat ini sedang transformasi," ujarnya.
 
Pegadaian, lanjut Sunarso, akan mendorong kultur kinerja perusahaan agar berada pada zona integritas. Kolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga diikutsertakan dalam menambah kepercayaan masyarakat.
 
"Dalam lima tahun ke depan Pegadaian harus menjadi the most valuable finance company in Indonesia. Kami bukan hanya setor keuangan dividen tapi kami harus jadi agen inklusi keuangan nasional, kami tetap pilih market di mikro," pungkas dia.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif