Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto : MI/Ramdani.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto : MI/Ramdani.

Menteri BUMN Setuju Sriwijaya-Garuda Pecah Kongsi

Ekonomi bumn garuda indonesia sriwijaya air
Desi Angriani • 11 November 2019 20:56
Jakarta: Menteri BUMN Erick Thohir mendukung keputusan Sriwijaya Air Group untuk menghentikan kerja sama operasi dengan Garuda Indonesia Group. Sriwijaya Air sebelumnya terlibat drama pecah kongsi dengan maskapai pelat merah itu.
 
"Ya Alhamdulillah bagus kan. Kan bagus dengan industri penerbangan yang tidak oligopoli, adanya persaingan bagus," kata Erick di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Senin, 11 November 2019.
 
Menurutnya, keputusan tersebut akan menguntungkan Garuda lantaran masih memiliki anak perusahaan, yakni Citilink. Maskapai pelat merah itu bakal fokus mendongkrak kinerja perseroan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau Sriwijaya ingin berdiri sendiri ya saya rasa Garuda lebih senang. Orang Garuda juga ada anak perusahaan Citilink yang harus diperhatikan," ungkap dia.
 
Lebih lanjut, Erick tak akan mengintervensi keputusan Sriwijaya Air. Namun, Sriwijaya mesti menyelesaikan seluruh kewajiban utangnya.
 
"Saya rasa itu harus kita hormati ya. Kan mereka harus selesaikan bagaimana utangnya," tambahnya.
 
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah meminta agar Garuda dan Sriwijaya melanjutkan kerja sama tiga bulan ke depan sembari menunggu audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
 
Selama dua hari, pihak maskapai penerbangan Sriwijaya Air dan Nam Air, membatalkan tujuh penerbangannya di sejumlah bandar udara di Indonesia, termasuk di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin akibat pemutusan kontrak antara Gapura Angkasa dengan pihak maskapai tersebut.
 
Tujuh penerbangan yang dibatalkan mulai kemarin Rabu, 6 November 2019 dan Kamis, 7 November 2019 yaitu rute Makassar ke Yogyakarta, Makassar ke Jakarta-Cengkareng, Makassar ke Biak dan Jayapura, Makassar ke Manokwari, Makassar ke Timika, dan Makassar ke Ternate.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif