SIMAC-Akurindo Siap Dorong Arus Baru Ekonomi
Suasana konferensi pers Sarasehan Nasional (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah)
Jakarta: Santri Millenial Center (SIMAC) bersama Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia (Akurindo) akan melangsungkan Sarasehan Nasional hingga Parade Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Acara akan diselenggarakan di sela International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meeting 2018 di Bali.

Ketua Umum Akurindo Emir Moeis mengatakan sarasehan nasional mengangkat tema 'Implementasi Arus Baru Ekonomi Indonesia Bagi Pelaku Usaha Rakyat Khususnya Petani, Nelayan dan UMKM'. Diharapkan kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pengembangan pelaku usaha rakyat nasional.

"Kita membutuhkan komitmen dari semua komponen bangsa untuk mendukung implementasi arus baru ekonomi bagi pelaku usaha rakyat Indonesia khususnya petani, nelayan dan UMKM di seluruh Tanah Air," kata Emir, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Oktober 2018.

Adapun kegiatan ini akan digelar dalam diskusi terbuka dengan menghadirkan sejumlah tokoh nasional. Salah satu yang akan dibicarakan yaitu membantu UMKM untuk mengekspor produknya ke luar negeri, terutama dengan menggunakan teknologi digital.

Sub-sub tema yang akan dibahas selama sarasehan berlangsung antara lain: pengembangan ekonomi kerakyatan melalui penguatan akses dan penguatan modal bagi UMKM termasuk usaha mikro pesantren, mendorong berkembangnya koperasi untuk meningkatkan daya saing industri kecil dan kegiatan ekonomi masyarakat bawah.

Ketua SIMAC Nur Rohman mengungkapkan pada kesempatan ini juga akan diluncurkan Gerakan sejuta Gus iwan (Santri Bagus, Rupawan Seneng Ngaji dan Wirausahawan) sebagai buah komitmen Kyai Ma'ruf Amin dalam mencetak generasi tangguh yang Islami dengan menciptakan produk halal dan tidak ada riba.

"Gus Iwan ini merupakan sosok pemuda zaman now, pemuda millenial yang punya jiwa patriotisme dan kemandirian dalam usaha. Indonesia akan menuju era keemasan dan akan dimotori oleh anak-anak muda yang terpanggil jiwa raganya demi bangsa Indonesia," jelas dia.

Untuk mendukung gerakan ekonomi kerakyatan ini akan dilakukan deklarasi dukungan bagi implementasi arus baru ekonomi bagi pelaku usaha rakyat Indonesia khususnya petani, nelayan dan UMKM melalui parade ekonomi kerakyatan. Parade ini akan dilaksanakan pada 10 titik kegiatan di seluruh Indonesia.

Salah satunya parade ekonomi kerakyatan ini adalah pameran pelaku ekonomi kerakyatan MSP Expo Amazing Bali 2018 pada 10-14 Oktober 2018 di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon Denpasar, Bali. Pameran hasil kerja sama antara Koperasi Jasa Mitra Sarana Perjuangan (MSP), Akurindo dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan gratis untuk umum.

"Sekitar 300 lebih pelaku UMKM terbaik nasional akan terlibat pada pameran bertema "AMAZING BALI" ini. Mereka akan memamerkan aneka produk dengan potensi ekspor dari Bali dan seluruh Indonesia, mulai dari kuliner, fashion serta kerajinan (craft)," pungkasnya.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id