Dalam Dua Hari, RI Raup Kesepakatan USD1,82 Miliar di Tiongkok

Cahya Mulyana 08 November 2018 12:53 WIB
kementerian perdagangan
Dalam Dua Hari, RI Raup Kesepakatan USD1,82 Miliar di Tiongkok
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda. (Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo)
Shanghai: Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah mencatat transaksi kesepakatan dagang sebesar USD1,82 miliar dalam dua hari di ajang China International Import Expo (CIIE).

Kemendag merasa bangga dengan kehadiran Paviliun Indonesia di ajang CIIE. Bukan hanya tak menggunakan anggaran negara, tapi juga keikutsertaan Indonesia yang membawa 32 perusahaan itu.

"Sejak Pak Enggar jadi Menteri Perdagangan, beliau meminta promosi tak menggunakan anggaran negara. Contohnya Trade Expo kemarin dan hari ini kita ikut CIIE tanpa memakai uang negara tapi antusiasme pengunjung sangat besar dan nilai kesepakatan bisnis baru dua hari sudah mencapai USD1,82 miliar," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda, di sela mengunjungi Paviliun Indonesia di CIIE, Shanghai, Kamis, 8 November 2018.

Baca: Kemendag Kejar Pertumbuhan Ekspor di CIIE Shanghai

Menurut dia, paviliun yang mengusung tema keragaman potensi dan produk unggulan Indonesia yang dibalut pertunjukan budaya Indonesia membutuhkan dana Rp2 miliar sampai Rp3 miliar. Tetapi anggaran sebanyak itu berasal bukan dari saku negara tapi iuran antar asosiasi dan perusahaan yang menjadi peserta.

Dengan demikian, kata dia, ajang promosi mampu menghemat uang negara. Namun demikian, hal itu tak mengurangi tujuan promosi yakni menarik investasi, ekspor dan juga kunjungan wisatasan.

"Buktinya baru dua hari saja ikut CIIE pengusaha dari kita sudah mengantongi perjanjian dagang sampai USD1,82 miliar. Kita targetkan ajang seperti mendapatkan nilai transaksi sebanyak mungkin baik ekspor serta investasi," kata dia.

Selain itu, Arlinda mempromosikan produk ekspor Indonesia di dua pavilliun pada ajang CIIE di area seluas 240 ribu m2. Masing-masing berada di Country Exhibition for Trade and Investment seluas 30 ribu m2 dan Enterprise and Business Exhibition seluas 210 ribu m2 ini membalutnya dengan budaya Indonesia.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id