Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id)
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id)

Masyarakat Harus Cinta Produk Dalam Negeri

Ekonomi produk dalam negeri
Angga Bratadharma • 03 Mei 2019 19:05
Jakarta: CEO New Zan Skin Expert Mayrida mengimbau masyarakat Indonesia agar mencintai produk-produk dan karya anak negeri. Hal itu menjadi penting guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan industri Tanah Air, termasuk meningkatkan daya saing.
 
"Ayo sayangi produk yang ada di Indonesia. Cintai produk-produk dalam negeri. Hasil karya anak negeri," kata Mayrida, di sela-sela Grand Launching New Zan Skin Expert (NZSE) seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat, 3 Mei 2019.
 
Menurutnya produk yang kini diluncurkan yakni NZSE secara kualitas tidak kalah dari produk-produk asing. Apalagi setelah NZSE bekerja sama dengan PT Immortal Cosmedika Indonesia. "Ini lebih bagus, produknya lebih berkualitas, dan ini produk brand lokal. Jadi orang tidak mesti pakai produk dari luar negeri," tuturnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kesempatan ini, Imey, sapaan akrabnya, memberikan resep dalam mengembangkan bisnis. Menurutnya dalam berbisnis itu banyak tantangan dan permasalahan. Namun jangan sampai persoalan itu membuat seseorang yang menjalankan bisnis mundur dan menyerah.
 
"Buat orang yang bisnis kadang banyak sebelum memulai sudah kendor duluan. Belum berjuang sudah keburu menyerah. Jadi kalau saya sih terus saja," ujarnya.
 
Jika di tengah perjalanan bisnis yang dijalani mengalami kerugian, kata dia, hal itu jangan sampai menyurutkan langkah dan putus asa. Begitu pun jika ada gangguan dari orang lain atau para pesaing bisnisnya. Seorang pebisnis harus tetap optismistis dan memiliki daya juang yang tinggi.
 
"Rezeki kan sudah diatur, tidak akan tertukar. Kalau misal ada masalah, jangan terlalu larut dalam masalah itu. Jalani terus, dan harus kuat, karena masalah pasti ada, dan di balik masalah itu pasti ada hikmahnya," tukasnya.
 
Di sisi lain, barang-barang Indonesia yang beredar di pasaran Ethiopia dan beberapa negara Afrika Timur memiliki kualitas yang sangat baik. Bahkan sebagian besar barang-barang Indonesia yang masuk ke Ethiopia memiliki kualitas lebih baik dibandingkan dengan produk-produk dari banyak negara Asia lainnya.
 
Karena itu, barang-barang Indonesia sangat digemari masyarakat Ethiopia. Hal itu dikatakan oleh Dawit Abreham Kidane, pemilik Enzo Plc, sebuah perusahaan impor Ethiopia, ketika bertemu Duta Besar Al Busyra Basnur di Wisma Duta, Addis Ababa, Ethiopia.
 
Dawit, yang telah melakukan hubungan dagang dengan Indonesia sekitar lima tahun itu, lebih lanjut menambahkan bahwa produk-produk Indonesia sangat berpotensi membanjiri pasar Ethiopia. Dengan penduduk 108 juta jiwa, kedua terbesar di benua Afrika, Ethiopia menjadi pasar strategis bagi produk-produk Indonesia.
 
"Saya memperdagangkan produk Indonesia tidak hanya di Ethiopia, juga di banyak negara Afrika bagian timur,” kata Dawit.
 
Sementara, Bedru Abedia Mohammod, pemilik perusahaan produsen makanan ringan, Chilalo Food mengatakan selama ini banyak mengimpor barang dari Indonesia, diantaranya produk makanan, minyak sawit dan Shortening atau lemak nabati.
 
"Dalam memproduksi makanan ringan, saya membutuhkan sangat banyak palm oil. Bahkan saya pernah mengimpor 40 kontainer minyak sawit dari Indonesia. Selain itu, saat ini saya sedang mengimpor bahan mentah sabun sebanyak dua kontainer," pungkasnya.
 

(AHL)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif