PT EHP Genjot Produksi Sawit
Ilustrasi kelapa sawit. Foto: Antara/Sahrul Manda Tikupadang.
Jakarta: PT Eagle High Plantations Tbk (EHP) berambisi menggenjot produksi kelapa sawit dengan mengoperasikan pabrik kelapa sawit (PKS) baru di Papua. Pabrik itu diharapkan dapat mengoptimalkan nilai tambah dari hasil panen Tandan Buah Segar (TBS).
 
Chief Financial Officer EHP Henderi Djunaidi mengatakan PKS baru itu dibangun di Kabupaten Keerom, Papua yang dioperasikan melalui anak usaha EHP, PT Tandan Sawita Papua (TSP).
 
"Pengoperasian PKS ini sebagai rangkaian perencanaan perseroan guna mengoptimalkan nilai tambah dari hasil panen TBS di areal TSP yang sebagian sudah memasuki usia tanaman menghasilkan," kata Henderi dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 30 Oktober 2018.
 
PKS yang dibangun dengan total dana investasi sebesar Rp260 miliar ini memiliki kapasitas sebesar 60 ton per jam yang kelak bisa diperbesar menjadi 90 ton per jam.
 
"Atas beroperasinya PKS ini, EHP telah memiliki sembilan PKS dengan total kapasitas sebesar 2,85juta ton per tahun," ujarnya.

Baca: Indonesia kembali Protes soal Sawit

Pada akhir tahun ini, perseroan berencana membangun satu unit PKS dengan kapasitas 60 ton per jam dan bulking station dengan kapasitas simpan sebesar 4 ribu ton. Pabrik yang akan dibangun di Kalimantan Timur ini sebagai upaya perseroan guna mengantisipasi peningkatan produksi perkebunan kelapa sawit di wilayah ini, yang masuk di usia prima pada tahun 2020.
 
Hingga kuartal ketiga, perseroan berhasil membukukan peningkatan produksi TBS sebesar 1,295 juta ton atau meningkat 32 persen dibanding produksi pada periode yang sama tahun lalu. Adapun produksi CPO sebesar 277 ribu ton atau meningkat 26 persen dibanding tahun lalu.





(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id