Illustrasi Dok:Medcom.
Illustrasi Dok:Medcom.

Jangan Belanja Terus, Nabung di Deposito Dong

Ekonomi investasi
20 Januari 2019 15:00
Jakarta: Pernah merasa bahwa tabungan kamu segitu-segitu saja? Sudah bertahun-tahun nabung uangnya enggak bertumbuh dengan baik. Kondisi ini rawan terjadi bagi siapa saja, terutama bagi orang yang menempatkan dananya pada satu rekening bank saja, yang kartu ATM-nya selalu dibawa ke mana-mana.
 
Biasanya hal ini akan membuat orang menjadi mudah tergoda untuk menghambur-hamburkan uang, apalagi jika ada diskon. Kemudian bagaimana mau terkumpul, kalau gaji bulanan selalu 'ludes' karena sifat konsumtif tersebut?
 
Dikutip dari sikapiuangmu.OJK, Minggu, 20 Januari 2019, mulai sekarang biasakan untuk membuka dua rekening bank, dimana satu rekening digunakan untuk memenuhi kebutuhan bulanan, dan satu lagi untuk menempatkan uang tabungan. Akan lebih baik jika uang tabungan tersebut dalam bentuk deposito. Kenapa harus deposito? Apa saja keuntungannya?
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Deposito ialah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah dengan bank. Berarti, dana yang ditempatkan pada deposito, hanya dapat dicairkan saat jangka waktunya berakhir atau setelah jatuh tempo.
 
Jika pencairan dana dilakukan sebelum jatuh tempo, maka kamu akan dikenakan biaya pinalti. Oleh karena itu, ada baiknya kamu tetap menyiapkan dana darurat untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Namun, tentunya sistem 'pembekuan' dana tersebut akan membantu kamu menghindari penggunaan uang simpananmu untukkeperluan lain yang tidak mendesak.
 
Deposito merupakan salah satu pilihan investasi yang aman dengan risiko yang rendah. Bunga yang ditawarkan lebih tinggi dari tabungan biasa, serta dana yang ditempatkan dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) maksimal sebesar Rp2 miliar.
 
Keuntungan utama menyimpan dana dalam bentuk deposito ialah besarnya bunga yang ditawarkan lebih tinggi daripada tabungan biasa. Selain itu, deposito dapat ditempatkan dalam mata uang rupiah maupun dalam mata uang asing. Salah satu keunggulan deposito adalah dapat dijadikan jaminan kredit.
 
Secara umum, jangka waktu penarikan deposito ialah 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, atau 24 bulan. Kamu dapat menentukan jangka waktu yang tepat sesuai dengan tujuanmu. Bunga untuk waktu penarikan yang lebih lama biasanya lebih tinggi ketimbang dengan yang waktu penarikan lebih singkat.
 
Sebagai gambaran jika setahun bunganya bisa delapan persen maka dalam enam bulan bunga deposito bisa tujuh persen. Namun lagi-lagi itu dengan melihat kebijakan masing-masing bank.
 
Terhadap jangka waktu tersebut, tersedia pula fasilitas Automatic Roll Over (ARO), yaitu perpanjangan deposito secara otomatis untuk jangka waktu yang sama, baik dengan nominal sama atau nominal ditambah bunga. Sudah jelas kan, deposito berguna banget untuk 'mengamankan' uang tabunganmu serta memberikanmu keuntungan lebih?
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi