Sejumlah petani tengah memanen hasil bertanamanya di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Foto: Dok. Istimewa
Sejumlah petani tengah memanen hasil bertanamanya di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Foto: Dok. Istimewa

Bantuan Kementan Bikin Panen di Subang Optimal

Ekonomi padi
Dhaifurrakhman Abas • 06 Januari 2018 19:38
Subang: Produksi padi di Kabupaten Subang, Jawa Barat cukup berlimpah memasuki awal tahun 2018. Sejak Desember 2017 hingga kini selalu ada panen.
 
"Hampir setiap hari panen di desa-desa wilayah Subang," kata Kepala UPTD Kecamatan Pabuaran, Heri Haperi saat mengunjungi lokasi panen padi di Desa Pringkasep dan Desa Salam Jaya, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu 6 Januari 2018.
 
Heri bersama Tim dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) sebelumnya juga menyaksikan panen di Desa Bantarsari, Cijambe. Ia mengatakan dari hasil pantauannya panen juga terjadi di beberapa kecamatan di Subang. Beberapa lokasi yang sudah panen pada minggu pertama Januari ini antara lain, Desa Pringkasap seluas 70 hektare (ha), Desa Salamjaya 70 ha, dan Desa Pabuaran 63 ha.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setiap minggu para petani melakukan panen seluas 15 ha, bahkan pada pada minggu ke empat, diperkirakan mencapai 30 hektar. Sehingga total panen seluruhnya di Kecamatan Pabuaran pada bulan Januari mencapai 263 ha," jelas Heri.
 
Baca:Karyawan Penggilingan Padi Kecil Jatim Kehilangan Pekerjaan
 
Penyuluh Pertanian THL Kecamatan Pabuaran, Dedy, mengatakan panen tahun 2018 ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Menurut dia, hal ini terjadi karena adanya bantuan dari Kementan. Khususnya pada benih padi ciherang, inpari 33 dan mekonga. Bantuan itu diklaim membantu memproduksi tujuh ton per ha.
 
"Padahal sebelumnya hanya sekitar 3 ton per ha," ucap Dedi, yang juga mempunyak wilayah binaan di Desa Pabuaran dan Desa Kedaung, Kecamatan Subang, Jawa Barat.
 
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Asep Heryana. Ia memperkirakan panen akan terus berlangsung di wilayahnya.
 
Asep pun memastikan surplus beras bakal terjadi di Subang setiap tahunnya. Sehingga wilayah tersebut dapat berkontribusi cukup besar dalam penyediaan beras di Jawa Barat.
 
Baca:Panen Padi di Kabupaten Karawang Melimpah
 
Menurut dia, saat ini Subang menjadi penyumbang penyediaan beras terbesar ketiga setelah Indramayu dan Karawang.
 
"Sejak bulan Desember telah dilakukan panen di beberapa kecamatan, dan diperkirakan akan terus panen sampai bulan April 2018. Dengan produksi sekitar 1,2 juta ton, dan setelah dikurangi untuk kebutuhan, sekitar 550 ribu ton, setiap tahunnya Subang surplus sekitar 650 ribu ton," pungkas dia.

 

(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif