Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah)
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Kembangkan Pariwisata, DKI Jakarta Bisa Tiru Thailand dan Eropa

Ekonomi pertumbuhan ekonomi pariwisata dki jakarta thailand ekonomi indonesia uni eropa
Eko Nordiansyah • 10 April 2019 15:16
Jakarta: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Bappenas Bambang Brodjonegoro menilai DKI Jakarta perlu mengembangkan pariwisata untuk mendongkrak perekonomian. Apalagi potensi pariwisata DKI Jakarta cukup terbuka dengan adanya Pulau Seribu dan Kota Tua.
 
Menurut Bambang, kawasan Pulau Seribu sudah menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus (KEK). Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diharapkan bisa menarik investasi guna mempercepat KEK pariwisata di kawasan tersebut.
 
"Banyak yang katakan Indonesia ini butuh tourism. Tourism kita sangat tergantung Bali. Yang menarik meski cukup banyak pengunjung asing ke Jakarta selain Bali, tapi ke Jakarta untuk bisnis," kata dia dalam Musrenbang Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu 10 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bambang menambahkan, DKI Jakarta bisa meniru Bangkok, Thailand sebagai ibu kota yang menjadi pusat bisnis sekaligus pariwisata. Sebagai ibu kota, DKI Jakarta juga seharusnya bisa melakukan transformasi pariwisata yang akan menjadi motor penggerak utama perekonomian.
 
"Kalau pernah ke Bangkok pasti lihat banyak turis yang naik kapal di sungai, datang ke tembok-tembok besar, atau berbagai objek wisata lainnya. Ada yang bilang kalau ke Jakarta bingung apa sih objek wisatanya," jelas dia.
 
Untuk membangun wisata Kota Tua, DKI Jakarta bisa meniru Eropa dalam menawarkan kota tuanya. Jika dibandingkan Amerika Serikat (AS), Eropa justru menjaga keaslian peninggalan kota tua di beberapa negara. Sementara AS justru memamerkan gedung tinggi.
 
"Bahkan Paris enggak boleh ada gedung lebih tinggi dari Eiffel dalam radius tertentu. Jadi yang dijual adalah kota tuanya, keasrian kota itu sendiri. Artinya potensi Kota Tua Jakarta karena memang Belanda dulu settlement-nya Batavia itu lah yang harus dijadikan daya tarik," pungkasnya.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif