Naikkan Bunga Acuan, BCA Tunggu Pasar

Desi Angriani 16 November 2018 13:17 WIB
bca
Naikkan Bunga Acuan, BCA Tunggu Pasar
Managing Director BCA Subur Tan. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA belum berencana melakukan penyesuaian terhadap tingkat suku bunga usai suku bunga BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) dinaikkan sebanyak 25 basis poin (bps) oleh Bank Indonesia (BI) menjadi enam persen.

Managing Director BCA Subur Tan menjelaskan kenaikan suku bunga BCA, baik suku bunga deposito maupun suku bunga kredit bergantung pada mekanisme pasar. Artinya BCA tak serta merta menaikkan suku bunga kredit atau suku bunga deposito mengikuti laju suku bunga acuan Bank Indonesia.

"Kalau pasar menghendaki naik (suku bunga deposito) maka kita akan menyesuaikan, enggak bisa melawan arus. Tapi sekarang belum ada rencana (menaikkan suku bunga kredit dan suku bunga deposito)," katanya saat ditemui di Menara BCA, Jakarta, Jumat, 16 November 2018.

Jika pasar menghendaki adanya kenaikan suku bunga, baik suku bunga deposito maupun suku bunga kredit, BCA siap mengikuti pergerakan tersebut. Namun karena cost of fund masih dipertahankan dalam kondisi yang baik sehingga BCA belum memutuskan adanya kenaikan suku bunga untuk nasabah.

"Belum ada keputusan menaikkan suku bunga nasabah hingga hari ini," imbuh dia.

Meski demikian, ia belum bisa memperkirakan adanya penyesuaian suku bunga deposito dan suku bunga kredit pada kuartal I dan kurtal II tahun depan.

Sebelumnya, Bank Indonesia memutuskan untuk tetap menaikkan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate sebanyak 25 bps dari 5,75 persen menjadi enam persen.

Keputusan tersebut dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat upaya menurunkan defisit transaksi berjalan ke dalam batas yang aman.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id