Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

Menhub Ingin Terapkan Oneway dan Ganjil Genap saat Mudik Lebaran

Ekonomi kementerian perhubungan sistem ganjil genap
Husen Miftahudin • 06 Mei 2019 09:42
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyiapkan manajemen lalu lintas untuk memperlancar arus mudik Lebaran tahun ini. Pemerintah menyiapkan dua konsep manajemen lalu lintas, jalur satu arah (oneway) atau penerapan ganjil genap di tol.
 
Menurut Budi, jalan tol yang sudah tersambung dari Jakarta hingga Surabaya akan menarik minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi. Untuk itu perlu dilakukan manajemen lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan.
 
Dia juga mengungkapkan, Presiden Joko Widodo berpesan agar mudik tahun ini dapat berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, Kemenhub bersama dengan Polri, Polda, dan instansi terkait lainnya telah menyiapkan dua konsep manajemen lalu lintas untuk mengurai kepadatan di tol.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti akan kita finalkan manajemen lalu lintas apa yang akan diterapkan dan saya yakin Kakorlantas dapat menjalankan dengan baik," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin, 6 Mei 2019.
 
Menhub menjelaskan konsep tersebut disiapkan agar masyarakat yang menjalani mudik bisa nyaman dan lancar. Meski sudah ada kebijakan pemindahan gerbang tol Cikarut, namun perlu langkah-langkah lain seperti penerapan oneway dan ganjil genap untuk mengurai dan meminimalisasi kepadatan di tol saat arus mudik Lebaran.
 
"Saya juga minta pengertian masyarakat bahwa keputusan kita ini bukan karena kita ingin aneh-aneh, kita lakukan ini semua karena justru agar masyarakat dapat mudik dengan nyaman dan lancar," ungkap Menhub.
 
Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menjelaskan hasil survey Angkutan Lebaran 2019 Badan Litbang Perhubungan menyebutkan total jumlah pemudik dari Jabodetabek sebanyak 14,9 juta.
 
"Tiga provinsi tujuan mudik terbesar yaitu ke Jawa Tengah sebanyak 5,6 juta pemudik atau 37,68 persen dari total pemudik Jabodetabek, Jawa Barat (3,7 juta lebih/24,89 persen), dan Jawa Timur (1,6 juta lebih/11,14 persen), beber dia.
 
Di Jawa Tengah terdapat tiga kota tujuan terbanyak, yaitu Surakarta sebanyak 642 ribu pemudik atau sekitar 4,31 persen dari total pemudik Jabodetabek, Semarang (563 ribu lebih/3,78 persen), dan Tegal (354 ribu lebih/2,38 persen).
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif