Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani (MI/ROMMY PUJIANTO)
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani (MI/ROMMY PUJIANTO)

Presiden Terpilih Diminta Sempurnakan Izin Usaha dan Perpajakan

Ekonomi pertumbuhan ekonomi ekonomi indonesia pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Desi Angriani • 24 April 2019 07:45
Jakarta: Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan pengusaha ingin Presiden terpilih menyempurnakan izin usaha. Penyempurnaan ketentuan berusaha dipercaya bakal mendongkrak investasi dan pertumbuhan ekonomi.
 
"Penyempurnaan dari segi perizinan memang terus dilakukan. Peningkatan dari segi produktivitas harus terus ditingkatkan," ujarnya saat ditemui dalam pertemuan anggota Kadin di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa malam 23 April 2019.
 
Menurutnya, pemerintahan saat ini sudah melakukan terobosan dengan meluncurkan Online Single Submission (OSS). Selain prosesnya 100 persen online, pengisian informasi untuk mengajukan izin usaha juga tidak perlu dilakukan berulang-ulang. Namun, terobosan ini belum terimplementasi secara sempurna di daerah.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi masih ada yang harus dibenahi. Selama pemerintah mau berkomunikasi dengan dunia usaha, saya rasa semua bisa dimitigasi dan dicarikan solusi. Saya lihat Pemerintahan Pak Jokowi sangat terbuka dan sangat komunikatif dengan dunia usaha," tambahnya.
 
Di samping itu, dunia usaha lanjut Rosan juga mengharapkan keberlanjutan dari reformasi perpajakan. Insentif pajak secara terukur perlu diberikan termasuk kelanjutan dari pemotongan PPh badan.
 
"Kita sudah mulai dengan amnest pajak. Kita harapkan ada kelanjutan dari potongan PPh badan dan kelanjutan juga dengan semuanya termasuk diversifikasi yang sudah berjalan, dari pemeriksaan pajak, pelaporan pajak PPh badan menjadi fokus yang diharapkan," ungkap dia.
 
Selain izin usaha dan reformasi perpajakan, kestabilan politik, ekonomi serta kepastian hukum juga harus menjadi perhatian ke depan. Sebab hal tersebut menjadi tolok ukur yang memengaruhi iklim usaha di Indonesia. Apalagi ke depan pertumbuhan ekonomi nasional akan bertumpu pada investasi dalam dan luar negeri.
 
"Karena tidak akan ada investasi yang masuk ke Indonesia apabila tidak ada kepastian dan kenyamanan mengenai politik dan keamanan sedangkan kita tahu pertumbuhan kita ke depan itu akan bertumpu besar kepada investasi yang masuk ke Indonesia," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif