ASABRI. Foto : ASABRI.
ASABRI. Foto : ASABRI.

Lima Berita Ekonomi Terpopuler Pekan Ini

Ekonomi Berita Menarik Ekonomi Sepekan
Arif Wicaksono • 19 Januari 2020 17:00
Jakarta: Ada lima berita ekonomi terpopuler pada pekan ini. Berita itu meliputi berita dari sektor asuransi, energi, hingga ekonomi global. Lima berita itu diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi pembaca yang mengikuti kabar mengenai kondisi ekonomi terkini.
 
Medcom.id merangkum lima berita terpopuler berdasarkan dari berita terbanyak pembaca dari Senin hingga Jumat, beserta link artikel resmi untuk memudahkan pembaca membaca artikel tersebut.
 
1. Bailout Opsi Penyelamatan ASABRI
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengamat asuransi Irvan Rahardjo menilai bailout merupakan opsi terakhir dari penyelamatan dana PT ASABRI (Persero). Pemerintah disebut masih bisa mengejar dana sebesar Rp10 triliun yang diselewengkan tersebut.
 
Irvan menjelaskan tidak harus bailout tapi ASABRI harus mengejar orang yang membawa dana itu. Enggak ada bailout sekarang kalau masih ada opsi lain.
 
Irvan mengungkapkan skema penyelamatan ASABRI hampir serupa dengan kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Namun pendanaan untuk mengganti dana nasabah akan berasal dari sumber yang berbeda.
 
Baca berita lengkapnya di sini
 
2. Sri Mulyani Berharap dari Pertemuan AS-Tiongkok
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap ada hasil yang baik yang ditimbulkan dari pertemuan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Menurutnya pertemuan antar kedua negara bisa berdampak positif, terutama dalam mendorong adanya aliran modal masuk (capital inflow). Dia berharap adanya perjanjian AS dengan Tiongkok serta suku bunga yang rendah secara global bisa menyebabkan capital inflow.
 
Dirinya menambahkan sentimen positif ini diharapkan membawa dampak terhadap penguatan rupiah. Sejak awal tahun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus mengalami penguatan dengan berada di bawah Rp14 ribu per USD.
 
Baca berita lengkapnya di sini
 
3. Pertamina Dukung Subsidi Tertutup LPG 3 Kg
 
PT Pertamina (Persero) siap menjalankan kebijakan distribusi subsidi tertutup untuk LPG 3 kg yang rencananya akan diberlakukan oleh pemerintah di 2020.
 
VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan bahwa sebagai operator pada prinsipnya Pertamina siap dengan kebijakan pemerintah terkait mekanisme distribusi LPG 3 kg, termasuk jika nanti akan dilaksakan dengan sistem tertutup.
 
Fajriyah mengatakan perseroan akan selalu memastikan ketersediaan produk serta lembaga penyalur dalam rangka mendukung mekanisme yang dipilih pemerintah tersebut. Lebih lanjut dirinya mengatakan Pertamina masih menunggu arahan pemerintah selanjutnya.
 
Baca berita lengkapnya di sini
 
4. 12 Proyek Migas Siap Beroperasi
 
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan ada 12 proyek yang direncanakan akan onstream atau beroperasi di 2020.
 
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SKK Migas Di Soetjipto dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI. Total investasi 12 proyek ini senilai USD1,4 miliar atau setara Rp19,1 triliun. "Kami laporkan ada 12 onstream project," kata Dwi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Januari 2020.
 
Baca berita lengkapnya di sini
 
5. Pemerintah Atur Jaminan bagi Korban PHK
 
Pemerintah memberikan asuransi bagi pekerja yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menyebut pemerintah ingin memberikan perlindungan bagi pekerja yang terkena PHK.
 
Dia menjelaskan bahwa PHK tetap mementingkan perlindungan kepada tenaga kerja terkena PHK. Pemerintah pun menambahkan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Dirinya menambahkan jaminan bisa berupa cash benefit, vocational training, atau pun job placement access. Meski demikian penambahan manfaat ini tidak akan menambah beban iuran bagi pekerja dan perusahaan.
 
Baca berita lengkapnya di sini
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif