Kepala BPS Suhariyanto. (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)
Kepala BPS Suhariyanto. (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)

Kelompok Transportasi Masih Sumbang Inflasi Mei

Ekonomi inflasi bps
Ilham wibowo • 10 Juni 2019 13:16
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan masih menjadi penyumbang nilai inflasi yang cukup tinggi pada Mei 2019. Nilainya bahkan naik dari bulan sebelumnya.
 
"Kelompok ini pada Mei 2019 mengalami inflasi sebesar 0,54 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 134,13 pada April 2019 menjadi 134,85 pada Mei 2019," kata Kepala BPS Suhariyanto di Gedung 3 BPS Jalan dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Senin, 10 Juni 2019.
 
Dari empat subkelompok pada kelompok ini, dua subkelompok mengalami inflasi, satu subkelompok mengalami deflasi, dan satu subkelompok tidak mengalami perubahan. Subkelompok yang mengalami inflasi, yaitu subkelompok transpor sebesar 0,74 persen dan subkelompok sarana dan penunjang transpor sebesar 0,50 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Subkelompok yang mengalami deflasi, yaitu subkelompok komunikasi dan pengiriman sebesar 0,08 persen. Sementara subkelompok yang tidak mengalami perubahan, yaitu subkelompok jasa keuangan.
 
"Kelompok ini pada Mei 2019 memberikan andil/sumbangan inflasi sebesar 0,10 persen," ujarnya.
 
Sepanjang Mei 2019 ini nilai inflasi cenderung dipengaruhi momentum Ramadan dan Lebaran. Meski demikian, kelompok ini telah mengalami kenaikan sejak beberapa bulan sebelumnya seperti tarif tiket pesawat terbang.
 
"Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi, yaitu tarif angkutan antarkota sebesar 0,04 persen, tarif angkutan udara dan tarif kereta api masing-masing sebesar 0,02 persen dan tarif parkir sebesar 0,01 persen," paparnya.
 
Adapun tingkat inflasi tahun kalender Januari hingga Mei 2019 tercatat sebesar 1,48 persen. Semantraa tingkat inflasi tahun ke tahun atau Mei 2019 terhadap Mei 2018 tercatat sebesar 3,32 persen.
 
Tingkat inflasi pada periode yang sama tahun kalender 2018 dan 2017 masing-masing sebesar 1,30 persen dan 1,67 persen. Kemudian ingkat inflasi tahun ke tahun untuk Mei 2018 terhadap Mei 2017 dan Mei 2017 terhadap Mei 2016 masing-masing sebesar 3,23 persen dan 4,33 persen.
 
"Angka inflasi ini masih berada di bawah target 3,5 persen sehingga bisa disimpulkan inflasi Mei ini masih terkendali," ucapnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif